#banjir#bencanaalam#beritalampung

Lahan Pertanian Terendam Banjir di Metro Kibang Sudah Capai 167,25 Ha

( kata)
Lahan Pertanian Terendam Banjir di Metro Kibang Sudah Capai 167,25 Ha
Lahan tanaman jagung yang rusak akibat diterjang banjir. Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya


SUKADANA (Lampost.co) -- Banjir yang melanda lahan pertanian di tujuh desa di Kecamatan Metro Kibang hingga Rabu (20/2/2019) sudah mencapai luas sekitar 167,25 hektare (ha). Banjir  sejak beberapa hari terakhir akibat meluapnya sungai  Way Sekampung merendam tanaman padi, jagung, cabai dan sayuran milik para petani di tujuh desa.

Adapun luas areal lahan pertanian 167,25 hektare yang terendam banjir tersebut terdiri dari areal tanaman padi sekitar 70 hektare, tanaman jagung (67,5 ha), serta cabai dan sayuran (29,75 ha).

Kasi Perlindungan Tanaman pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Kabupaten Lamtim Hadi Makrum kepada Lampost.co, Rabu (20/2/2019) menjelaskan beberapa hari terakhir sungai Way Sekampung khususnya yang melintasi sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Lamtim meluap. Sungai tersebut meluap akibat tingginya intensitas curah hujan dan juga mendapatkan air kiriman dari hulu. “Karena itulah sejak beberapa hari terakhir sungai itu meluap dan luapannya merendam ratusan hektare lahan pertanian di sekitarnya,” kata Hadi.

Adapun ratusan hektare lahan pertanian yang terendam tersebut berada di wilayah Kecamatan Metro Kibang, Batanghari, dan Sekampung. "Untuk sementara, kami baru mendapatkan data perincian lahan pertanian terendam banjir di Kecamatan Metro Kibang. Dimana total luas lahan pertanian padi, jagung, cabai dan syauran yang terendam banjir di tujuh desa sudah mencapai sekitar 167.25 ha," jelasnya.

Djoni Hartawan Jaya







Berita Terkait



Komentar