#BERITALAMPUNGBARAT#GAJAHLIAR#TNBBS

Lagi, Rombongan Gajah Serang Tanaman Padi Warga Suoh

( kata)
Lagi, Rombongan Gajah Serang Tanaman Padi Warga Suoh
Warga dan petugas bersiaga dan melakukan titik blokade kedatangan gajah. Dok Pekon


Liwa (Lampost.co) -- Baru tiga hari berada dalam kawasan hutan rimba, rombongan gajah liar kembali menyerang areal persawahan milik warga di Pemangku Kalibata, Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, Lampung Barat.

Bahkan Kamis, 11 Maret 2021, sekitar pukul 22.00 WIB, kawanan satwa itu justru memasuki areal persawahan milik warga di Pemangku Kalibata, Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, Lampung Barat. Akibat kejadian itu, tanaman padi milik Selamet yang kondisinya sudah hampir panen seluas delapan petak tersebut sebagian ludes. 

Sekretaris Camat Suoh, Alek Sander Pranggabaya, mengatakan, informasi dari peratin setempat, kedatangan rombongan gajah itu awalnya terpantau melalui GPS. Saat itu posisi gajah sudah mencapai sekitar 300 meter mendekati areal persawahan. 

Karena gajah juga senang makan padi dan posisi gajah tergambar dalam GPS, sesuai pengalaman meski tidak sama, beberapa ekor gajah itu dipastikan sudah ada yang menyebar/turun. 

Pihaknya bersama warga mengecek sekaligus memastikan blokade titik-titik yang ditentukan. Setelah diperhatikan, ada 3-4 ekor gajah terlihat memasuki areal persawahan tapi belum sampai ke tengah.

Alek menyatakan mengetahui gajah memasuki sawah itu, peratin dan rombongan masyarakat itu langsung menghubungi semua petugas terkait untuk bersama-sama melakukan upaya blokade. Sebab posisi gajah dengan perkampungan sudah sekitar 300-400 meter.

Posisi gajah mulai pukul 05.00 WIB, pada Jumat, 12 Maret 2021, berpindah ke arah Sinar baru. Warga masih melakukan blokade karena khawatir gajah turun ke perkampungan.

Warga dan petugas sejak tadi malam telah melakukan blokade agar rombongan gajah tidak memasuki perkampungan. Mereka menghidupkan mercon dan sejenisnya.

Belum diketahui secara jelas berapa luasan lahan secara pasti dan berapa jumlah kerugiannya. Kemudian, lokasi sawah yang diserang itu juga sudah masuk dalam kawasan marga. Namun, lokasinya dikelilingi kebun atau sedikit terpisah dengan persawahan lainya.

Di sisi lain, Kepala UPT TNBBS resort Suoh, Sulki, belum memberikan tanggapannya terkait kasus ini. Wartawan Lampost.co mencoba menghubungi melalui ponsel dan mengirimkan pesan WA, namun belum ada jawaban hingga sekarang. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar