#pemkabtubaba#beritalampung#tubaba

KWT Tubaba Didorong Jadi Garda Terdepan Menekan Stunting

( kata)
KWT Tubaba Didorong Jadi Garda Terdepan Menekan Stunting
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tubaba, Aprizal Puji Harapan. Lampost.co/Sobirin


Panaragan (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) meluncurkan Keluarga Nenemo Mandiri Pangan. Program tersebut mendorong kelompok wanita tani (KWT) dapat menekan angka stunting lewat ketahanan pangan di pekarangan.  

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tubaba, Aprizal Puji Harapan, menjelaskan program tersebut difokuskan pada tiga aspek kandang, kolam dan kebun (3K). Untuk memulainya, pihaknya tengah menginventarisasi 18 tiyuh di sembilan kecamatan yang memiliki KWT teregistrasi.

Integrasi itu untuk mendapatkan register yang menimal berjalan selama dua tahun dan dibuktikan memiliki sertifikat. Kelompok tersebut layak menjalankan kewenangannya.

"Selama ini pembinaan KWT menjadi kewenangan Dinas Ketahanan Pangan yang mengelola program pekarangan ketahanan pangan lestari," ujar Aprizal, Selasa, 9 Agustus 2022.

Menurut dia, program yang diintegrasikan KWT diharapkan dapat menghasilkan pangan sendiri dari hasil mengelola pekarangan rumah masing-masing. "Cara itu menjadi salah satu cara menekan prevelensi stunting yang masih tinggi," kata dia.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar