#Kurs

Kurs Rupiah Selasa Pagi Menguat ke Posisi Rp13.895/USD

( kata)
Kurs Rupiah Selasa Pagi Menguat ke Posisi Rp13.895/USD
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO


Jakarta (Lampost.co) -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Selasa pagi terpantau menguat ketimbang hari sebelumnya yang berada di posisi Rp13.910 per USD. Mata uang Garuda sukses menghantam mata uang Paman Sam yang sedang terdepresiasi usai peluncuran vaksin covid-19.

 

Mengutip Bloomberg, Selasa, 16 Februari 2021, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menguat ke posisi Rp13.895 per USD. Hari ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp13.882 hingga Rp13.895 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.706 per USD.

Sementara itu, dolar Amerika Serikat bertahan di dekat posisi terendah dua minggu pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Optimisme tentang peluncuran vaksin covid-19 dan paket stimulus AS senilai USD1,9 triliun memberikan dorongan untuk mata uang, pasar saham, dan harga komoditas yang lebih berisiko.

Indeks dolar tergelincir 0,1 persen, mendekati level terendah minggu lalu di 90,249 -level yang tidak terlihat sejak 27 Januari. Yen Jepang, dipandang sebagai aset safe haven, turun 0,4 persen terhadap greenback jadi 105,27 yen. Euro naik tipis 0,1 persen menjadi USD1,21310, memperpanjang kenaikan 0,6 persen minggu lalu.

Di antara yang menguat terhadap dolar yang lebih lemah, poundsterling Inggris menembus USD1,39 untuk pertama kalinya dalam hampir tiga tahun, dibantu oleh ekspektasi bahwa keberhasilan program vaksinasi covid-19 Inggris dapat memungkinkan ekonomi dibuka kembali dan pulih.

Yuan Tiongkok yang diperdagangkan di luar negeri melanjutkan kenaikannya baru-baru ini dan berada di titik puncak menembus di atas USD6,39 untuk pertama kalinya sejak Juni 2018.

Mata uang-mata uang komoditas juga menguat, dengan rand Afrika Selatan menyentuh level tertinggi satu tahun. Krona Norwegia dan dolar Australia mencapai level tertinggi dalam tiga minggu terhadap greenback. Banyak pasar keuangan di Asia masih tutup pada Senin waktu setempat untuk Tahun Baru Imlek, dan pasar saham AS ditutup untuk Hari Presiden.

Bitcoin tetap tidak stabil, turun ke level USD45.914,75 sehari setelah mencapai rekor tertinggi USD49.714,66. Mata uang kripto paling populer di dunia itu menguat 25 persen minggu lalu, didorong oleh dukungan dari Tesla dan Bank New York Mellon. Sedangkan Analis di MUFG mengatakan dolar bisa melemah lebih lanjut jika optimisme pasar bertahan.

"Kami yakin masih banyak yang harus dilakukan dalam apa yang disebut 'perdagangan reflasi' dengan pelaku pasar yang meremehkan kesediaan para pembuat kebijakan global untuk membiarkan ekonomi berjalan panas dan mendorong pertumbuhan global yang lebih kuat dari perkiraan selama sisa tahun ini,” kata analis dalam sebuah catatan.

Winarko







Berita Terkait



Komentar