#jalansehat#lingkungan#sampahplastik#tumbler#beritalambar

Kurangi Sampah Plastik, Pemkab Lambar Terus Kampanye Penggunaan Tumbler

( kata)
Kurangi Sampah Plastik, Pemkab Lambar Terus Kampanye Penggunaan Tumbler
Jalan sehat HUT Lambar ke-28 bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaedi. Foto: Dok


LIWA (Lampost.co) -- Dalam rangka mengurangi sampah plastik, Pemkab Lampung Barat kini terus melaksanakan kampanye tumbler.

Salahsatunya pelaksanaan jalan sehat HUT Lambar ke-28 bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaedi yang dilaksanakan dengan star dan finish di lapangan Merdeka Liwa, Selasa, 24 September 2019, juga digelar tanpa menimbulkan sampah plastik.

Dalam kegiatan itu, bupati Lambar tak hentinya mengkampanyekan tentan penghunaan tumbler yaitu botol minum yang dapat digunakan secara berulang-ulang.

Penggunaan botol tumbler akan mengurangi limbah sampah plastik. Menurutnya, wadah minuman dan makanan yang mengakibatkan sampah plastik memiliki dampak bagi lingkungan. Sebab sampah botol plastik merupakan sampah yang sulit untuk terurai. Sampah plastik baru dapat terurai membutuhkan waktu 450-1.000 tahun.

"Setiap tahun botol plastik yang telah digunakan seluruh dunia mencapai sekitar 50 miliar. Jika itu tidak segera dibatasi maka dikhawatirkan makin lama tidak akan ada lagi tempat untuk menampungnya. Hal ini tentu juga akan berdampak kepada kesehatan," ujarnya.

Untuk itu mulai saat ini ia mengajak agar semua mulai menggunakan tumbler dan mengurangi penggunaan wadah minum dan makanan yang menggunakan plastik/botol plastik bersifat sekali pakai demi menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar.

Hal yang sama juga disampaikan gubernur Arinal Djunaidi. Sampah plastik memang akan menimbulkan pencemaran, baik di daratan, lautan dan udara yang akibatnya adalah kembali lagi kepada manusia.

Oleh sebab itu, ia mengajak semua pihak masyarakat untuk dapat mengurangi penggunaan wadah makanan dan minuman yang menimbulkan sampah plastik.

Sebab menurutnya, untuk menekan pencemaran sampah plastik itu maka  kita harus segera berupaya melalui perubahan penggunaan. Perubahan sekecil apapun akan bermakna dan tiap usaha sekecil apapun adalah penting. Tindakan kecil jika yang dilakukan ribuan orang maka itu lebih bermakna bahkan bisa mengubah dunia.

Eliyah







Berita Terkait



Komentar