pupuk

KUR sebagai Solusi Petani Atasi Kenaikan Harga Pupuk

( kata)
KUR sebagai Solusi Petani Atasi Kenaikan Harga Pupuk
(Dok. Finansial Bisnis.com)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) petani sebagai salah satu solusi kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi pemerintah di awal 2021. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung Kusnardi mengatakan, jika kenaikan harga pupuk biasanya dibarengi dengan kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah. 

Namun, pada kondisi pandemi Covid-19 saat ini, daya beli masyarakat masih rendah. Untuk itu pemerintah pusat serta Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan KUR dengan biaya murah untuk petani.

"Untuk KUR anggota Kartu Petani Berjaya (KPB) tinggal di klik saja, lalu cek ke bank. Jadi ini memastikan jika benar petani, tidak ada alasan untuk tidak dikeluarkan KUR," ujarnya saat ditemui di PKK Agropark Lampung, Rabu, 6 Januari 2021. 

Menurutnya, biaya KUR untuk satu musim tanam dengan luas lahan satu hektare hanya Rp150 ribu hingga Rp200 ribu. "Jadi cukup hidupkan biaya administrasi yang merupakan salah satu solusi menghadapi kenaikan harga pupuk," ujarnya. 

Ia juga mengatakan untuk ketersediaan pupuk subsidi tahun 2021 di Provinsi Lampung berjumlah 543.707 ton. "Ini merupakan jumlah kuota pupuk subsidi di Lampung nomor empat di Indonesia," tutup dia.

 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar