#BERITALAMPUNG#AKREDITASI#PENDIDIKAN

Kuota Akreditasi Sekolah di Lampung Minim

( kata)
Kuota Akreditasi Sekolah di Lampung Minim
Sosialisasi instrumen akreditasi sekolah/madrasah secara daring di kantor BAN -- Delima Natalia Napitupulu


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah menetapkan kuota akreditasi sekolah/madrasah di Lampung tahun ini hanya 372 satuan pendidikan. Kuota tersebut sangat minim dibandingkan jumlah sekolah/madrasah yang harus diakreditasi yakni sebanyak 3.082 satuan pendidikan. 

Ketua Badan Akreditasi Nasional (BAN) Sekolah Madrasah Provinsi Lampung, Karwono, mengatakan, kuota yang diterima Lampung tahun ini amat minim. "Karena keterbatasan anggaran, kuota akreditasi sangat sedikit. Tahun lalu kuota masih tiga ribuan sekolah, tahun ini hanya tiga ratusan," kata Karwono saat menggelar sosialisasi instrumen akreditasi sekolah/madrasah secara daring di kantor BAN setempat, Selasa, 20 April 2021. 

Ia memerinci, jumlah sekolah baru di Lampung tahun ini sebanyak 171 satuan pendidikan. Sekolah baru itu harus mendapat prioritas akreditasi. Sisanya, diberikan ke sekolah yang mengalami perubahan drastis atau mendapat komplain dari masyarakat. "Sementara yang lainnya, diperpanjang saja. Belum bisa diakreditasi tahun ini," ujar dia.

Guru besar bidang teknologi pendidikan itu menjelaskan proses akreditasi dilaksanakan secara terbuka agar sekolah/madrasah mampu mengembangkan sumber dayanya demi mencapai tujuan pendidikan nasional. "Akreditasi yang tadinya berbasis compliance atau pemenuhan semata, kini direvisi menjadi berbasis performance," katanya.

Karwono menyebutkan komponen utama kinerja satuan pendidikan yakni mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru, dan manajemen sekolah. "Basis penilaian diubah karena metode lama dinilai belum bisa menggambarkan substansi mutu yang sebenarnya," ujar Karwono.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar