#kpb#tubaba

Kunjungi Tubaba, Arinal Minta Sukseskan E-KPB

( kata)
Kunjungi Tubaba, Arinal Minta Sukseskan E-KPB
Gubernur Lampung didampingi Pj Bupati Tubaba Zaidirina dan mantan bupati Tubaba Umar Ahmad saat meninjau hasil UMKM di Pasar Pulungkencana, Selasa, 26 Juli 2022. (Lampost.co/Merwan)


Panaragan (Lampost.co) -- Sebanyak 26.139 petani di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) sudah teregister sebagai anggota Kartu Petani Berjaya. Bahkan, 93 tiyuh juga sudah melaksanakan program Smart Village

Hal tersebut diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Tubaba Zaidirina dihadapan gubernur Lampung dalam kegiatan Implementasi Kartu Petani Berjaya (e-KPB) terintegrasi dengan Smart Village di Tubaba yang dipusatkan di Pasar Pulungkencana, Selasa, 26 Juli 2022.

"Petani di Tubaba siap menjalankan program-program pak Gubernur salah satunya e-KPB,"ujar Zaidirina.

Dia juga menjelaskan adanya kolaborasi antara program Kartu Petani Berjaya dengan Smart Village akan mempermudah masyarakat mendapatkan semua pelayanan secara elektronik dari pemerintah.

Bahkan, program e-KPB, kata Zaidirina, disambut baik petani di Tubaba. Sampai saat ini sebanyak 26.139 petani sudah teregistrasi sebagai anggota kartu petani berjaya. Pemkab dan masyarakat Tubaba siap untuk menyukseskan program provinsi untuk menuju Lampung Berjaya.

"Sekarang petani di Tubaba sudah memanfaatkan e-KPB untuk melakukan transaksi pembelian pupuk bersubsidi. Nilai transaksi penebusan pupuk bersubsidi sampai dengan bulan Juli mencapai Rp23,2 miliar. Bahkan, pembiayaan modal dan asusransi juga sudah dirasakan  dari program petani berjaya,"kata dia.

Zaidirina juga menjelaskan dari 93 tiyuh definitif, 7 tiyuh persiapan, dan 3 kelurahan yang berada di 9 kecamatan. Untuk 7 tiyuh persiapan, 6 tiyuh telah dinyatakan memenuhi syarat oleh Tim Penataan Desa Pusat dan sedang dalam proses penerbitan Kode Desa oleh Kemendagri.

Kemudian, berdasarkan Kepmendes PDT No. 80 Tahun 2022 tentang Status Kemajuan dan Kemandirian Desa, di tahun 
ini dari 93 tiyuh di Tubaba, 1 tiyuh berstatus mandiri, 28 tiyuh berstatus maju, dan 64 tiyuh berstatus berkembang. Sehingga kini Tubaba tidak ada lagi tiyuh berstatus sangat tertinggal dan tertinggal.

"Kami masyarakat Tubaba juga mengucapkan terimakasih atas perhatian pemerintah provinsi yang sudah memgelontokan dana Rp113 miliar untuk memperbaiki jalan provinsi di kabupaten ini,"ucapnya.

Baca juga: Program KPB di Lamsel masih Minim Pendaftar

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Junaidi mengajak masyarakat Tubaba untuk mendukung dan menyukseskan program Lampung berjaya. Salah satu program unggulannya adalah e-KPB. 

"Banyak manfaat dan kemudahan yang didapat petani dari kartu petani berjaya. Harapannya, e-KPB ini akan mempercepat petani untuk meraih kejayaannya,"kata dia.

Arinal memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten dan masyarakat Tubaba yang menyukseskan program-program pemerintah provinsi. Dia berharap e-KPB dapat menjawab keluhan petani terutama mulai dari pupuk, bantuan modal hingga pemasaran hasil pertanian.

Dia mengatakan Tubaba akan ditetapkan menjadi kabupaten lumbung ternak. Hal tersebut seiring dengan terus meningkatnya jumlah populasi ternak di kabupaten ini. 
"Sektor peternakan ini akan menjadi perhatian karena Tubaba tubaba selain sektor pertanian dan perkebunan, sektor peternakan juga menjadi sektor andalan tubaba," ujarnya. 

Dalam kunjungan tersebut, gubernur Lampung juga memberikan bantuan kepada masyarakat di Tubaba mulai dari bantuan sosial, bantuan pendidikan, bantuan modal UMKM hingga bantuan bibit serta sarana dan prasarana pertanian termasuk bantuan untuk peternak.

"Saya berharap bantuan yang saya berikan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Ini bentuk kecintaan saya untuk masyarakat Tubaba,"kata Arinal.

Dalam kunjungan tersebut gubernur Lampung juga didampingi anggota DPR RI Hanan A. Razak dan Anggota DPD RI, Bustami Pj bupati, mantan bupati Tubaba Umar Ahmad. Setelah itu, gubernur juga menghadiri vaksin PMK dan meninjau pengembangan tanaman padi unggul di PT. HIM. 

 

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar