#feature#pasarTugu#bandarlampung#beritalampung

Kumuh dan Semerawut Melekat dengan Pasar Tugu

( kata)
Kumuh dan Semerawut Melekat dengan Pasar Tugu
Pasar Tugu Bandar Lampung perlu pembenahan. (Foto:Lampost/A.Amri)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kondisi lalu lintas di jalan Hayam Wuruk, Tanjungkarang Timur,  Kota Bandar Lampung, tepatnya di Pasar Tugu, tak pernah lekang dari kepadatan. Motor dan mobil, bahkan becak saling berebut untuk bisa mendahului jalannya. Tak sedikit pengendara yang parkir di pinggir jalan hingga memakan badan jalan dan menambah semerawut lalu lintas.

Pemamdangan tersebut melekat dengan Pasar Tugu. Pedagang banyak yang tumpah ruah hingga ke pinggir jalan. Mereka memilih lokasi yang dianggap strategis ketimbang menempati los yang ada di dalam pasar.

Di lantai dua pasar tersebut, terlihat beberapa petugas Satpol PP di ruangan petugas pasar, dan saat Lampost.co menuju ke lorong bagian kiri, terlihat hanya dua pedagang di sana, yaitu pedagang layang layang dan pedagang plastik. 

Sementara di lantas tiga, yang sebelumnya digunakan sebagai bioskop,  terlihat kumuh dan banyak kotoran kelelawar, tidak terawat hanya terlihat beberapa keranjang sayuaran yang sudah rusak, di atas plafon terlihat ratusan hewan malam itu bergelantungan. 

Sholeh Islam Sanad (70), pedagang plastik, yang ditemui Lampost.co, menyayangkan kondisi pasar Tugu yang kumuh,  tidak terawat dan para pedagangnya tidak tertib kare a tidak adanya ketegasan dari petugas pasar. 

Kondisi pasar Tugu. (Foto:Lampost/Ahmad Amri)

"Sayang benar pasarnya seperti ini,  semerawut, tidak terawat, para pedagang juga tidak tertib,  berjulan sampai ke trotoar di depan itu, "kata Sholeh,  Selasa (16/10/2018).
Dia menjelaskan, malam hari di lantai dua,  pasar Tugu dijadikan tempat tidur bagi para anak jalanan,  baik laki laki mau pun perempuan,  bahkan mereka tidur bersama di beberapa ruangan di lantai dua, kurang lebih sepuluh tahun lantai dua pasar Tugu tidak difungsikan lagi.
 
"Saya ke sini subuh, anak jalanan masih kelonan. Ini tidak ada ketegasan dari kepala pasar,semesti dilaporankan ke pada kepolisian, "ujarnya. 

Di lantai bawah, terlihat kondisi lapak ikan dan daging berseberangan dengan lapak sayuran, kondidnya kumuh, tidak terawat dan banyak tikus. 

Janim (40) pedagang ikan,  juga menyayangkan, kondisi pasar yang kumuh dan tidak terawat serta semerawut. 
"Iya bisa lihat sendiri, sudah tidak layak lagi pasar ini,  harus segera direnovasi, kalau tidak ya jadi gudang tikus," katanya.

Dia berharap,  kepada pemerintah segera menertibkan para pedagang dan merenovasi bangunan gedung pasar Tugu karena kondisinya tidak layak lagi di gunakan. 

"Seharusnya pak Wali Kota Herman HN turun ke sini,  supaya melihat langsung kondisi para pedagang di sini yang semerawut dan tidak terawat lagi. Uang retribusi,  keamanan, kebersihan sampah, bayar lampu jalan terus,"ujarnya. 
 

Ahmad Amri







Berita Terkait



Komentar