#kuebalok#lumer#kuliner

Kue Balok Lumer di Dalam Kering di Luar

( kata)
Kue Balok Lumer di Dalam Kering di Luar
Kue Balok. Lampost.co/Nur Jannah

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Indonesia sangat terkenal  dengan kulinernya,  baik makanan berat maupun cemilan yang disajikan sebagai makanan pendamping minuman. Dan salah satu jajanan nusantara yang tengah buming saat ini adalah kue balok. 

Sama seperti namanya,  kue ini memiliki bentuk kotak persegi yang menyerupai balok,  dengan sensasi rasa yang manis,  dan lembut. Kue khas yang berasal dari Bandung ini,  anda tidak perlu jauh -jauh untuk dapat menikmati sepotong kue balok,  salah satunya bisa anda temukan di Gerai Kue Balok 412 yang beralamat di jalan pulau legundi Sukarame, Bandar Lampung. 

Pemilk  Toko Kue Balok 412  M.Agus Furwanto mengatakan,  kue balok pada dasarnya memiliki tekstur dan rasa yang hampir menyerupai kue bronis Begitu juga dengan bahan dan adonan yang dipakai untuk membuat kue balok tidak jauh berbeda dengan kue bronis yang terkenal lembut.

Bedanya kue balok memiliki cita rasa lembut dan coklat lumer di dalam,  dengan sensasi rasa maknyus. Tidak hanya lembut, kue balok  kering bagian luar karena dipanggang menggunakan arang, sehingga memiliki tingkat kematangan yang pas.

" Untuk proses pemangganganya sendiri  tidak memakan waktu terlalu lama,  selain menggunakan arang,  bawahnya juga pakai kompor.  Jadi atas bawah tetap kering, " kata dia. 

Saat ini konsumen dapat menikmati kue balok 412 dengan slogan lemer di mulut lumer di hati dengan dua varian rasa,  yakni coklat dan grean tea, dan toping keju di atasnya. 

"  Sengaja kita tidak banyak varian,  karena memang paling banyak  diminati adalah rasa coklat.  Rasa grean tea ini supaya konsumen bisa nyobain rasa yang lain ," ungkapnya. 

Agus menyarankan agar coklat tetap lumer saat digigit,  sebaiknya tidak meletakan kue balok di dalam kulkas, melainkan tetap berada di suhu ruang, sehingga anda akan tetap mendapatkan kenikmatan kue balok.


" Kue balok bisa tetap bertahan sampai dua harian,  supaya coklatnya tidak keras,  dan tetap lumer jangan dimasukan ke dalam kulkas, " terangnya.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar