#amerikaserikat #joebiden #donaldtrump #pilpresAS2020

Kuasai Arizona, Electoral College Biden Jauhi Trump

( kata)
Kuasai Arizona, Electoral College Biden Jauhi Trump
Capres AS dari Partai Demokrat Joe Biden hadir dalam konferensi di Delaware pada Rabu dini hari, 4 November 2020. (Win McNamee/Getty/AFP


Washington (Lampost.co) -- Aksi "kejar-kejaran" dalam perolehan suara electoral college dalam pemilihan umum presiden Amerika Serikat terus berlanjut. Pada Rabu, 4 November 2020, sekitar pukul 02.50 waktu AS, sejumlah media lokal menyebutkan Joe Biden dari Partai Demokrat sebagai pemenang di negara bagian Arizona.

Lewat kemenangan di Arizona, jumlah electoral college Biden bertambah menjadi 238, menjauhi raihan Presiden AS Donald Trump di angka 213. Untuk menang dalam pilpres AS, seorang kandidat harus setidaknya mencapai 270 electoral college.

Dilansir dari laman Guardian, Biden berpotensi menang dalam pilpres AS walau kalah di Pennsylvania dan menang di Wisconsin serta Michigan. Kemenangan Biden di Arizona membatasi peluang kemenangan Trump secara substansial, yang kemungkinan juga telah disadari oleh tim kampanye Partai Republik.

Menurut pemantauan kontributor Guardian, saat kantor berita Fox News menyatakan Biden menang di Arizona, sejumlah penasihat Trump terlihat kesal.

Berita terkait: Donald Trump Klaim Menangkan Pemilu Presiden

Sebelumnya, penasihat senior Trump, Jason Miller, mengecam Fox News karena dinilai terlalu dini menyatakan Biden sebagai pemenang di Arizona.

"Terlalu dini untuk menentukan (pemenang) Arizona. Kami meyakini 2/3 dari para pemilih di hari pemilihan ini akan memilih Trump," kata Miller.

"Saya tidak percaya bahwa Fox News begitu terburu-buru setelah menunggu lama untuk mengumumkan (pemenang) Florida. Wow," ujarnya dalam keterangan yang ditulis di Twitter.

Saat ini masih ada sejumlah negara bagian yang belum mendeklarasikan pemenang, termasuk tiga yang dianggap terpenting, yakni Wisconsin, Michigan, dan Pennsylvania.

Namun, otoritas tiga negara bagian tersebut sebelumnya pernah menegaskan bahwa mereka tidak akan mengumumkan pemenang pada Rabu ini karena masih banyak suara yang harus dihitung.

Medcom







Berita Terkait



Komentar