pilkada

Kuasa Hukum Minta Majelis Hakim Bantu Hadirkan 26 Saksi

( kata)
Kuasa Hukum Minta Majelis Hakim Bantu Hadirkan 26 Saksi
Persidangan pemeriksaan dugaan pelanggaran Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM). (dok)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kuasa hukum calon kepala daerah Lampung Tengah nomor urut tiga Nessy Kalvia-Imam Suhadi dalam persidangan pemeriksaan dugaan pelanggaran Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM) meminta kepada majelis hakim untuk membantu menghadirkan 26 saksi dari 50 saksi yang akan dihadirkan besok.

Kuasa hukum pelapor Muhammad Yunus berharap agar majelis hakim membantu menghadirkan saksi sebab pihaknya kesulitan untuk memanggil mereka dikarenakan beberapa faktor seperti ketakutan dan lainnya. 

"Ada dua puluh enam saksi yang menurut kita sangat relevan untuk proses pembuktian pihak pelapor besok Selasa, dan kita sampaikan kepada majelis hakim bahwa pelapor saat ini agak sulit menghubungi saksi," ujarnya, Senin, 21 Desember 2020. 

Ia meminta kepada majelis hakim turut membantu menghadirkan agar bisa tahu secara utuh peristiwa politik uang yang terjadi.

"Jadi untuk memastikan laporan kita ini sesuai, tidak mengada-ada, tadi secara gamblang majelis hakim yang memeriksa mengatakan mereka tidak punya kapasitas dan kewenangan untuk memanggil mereka atau mememuhi permohonan kita," katanya.

Menurut perspektif kuasa hukum pelapor bahwa majelis punya kewenangan untuk memanggil pihak-pihak yang mungkin dianggap perlu untuk mengetahui peristiwa ini biar terang dan jernih. 

"Kita tidak ingin putusan nanti tidak didasari fakta-fakta dan data-data informasi yang lengkap, maka dari itu memohon kepada majelis hakim membantu kami menghadirkan saksi," katanya.  
 

Ricky Marly







Berita Terkait



Komentar