#Infrastruktur#jalan

Kualitas Jalan Cor Beton di Pulautengah Lamsel Diprotes

( kata)
Kualitas Jalan Cor Beton di Pulautengah Lamsel Diprotes
Pembangunan jalan Cor Beton di Dusun II, Desa Pulautengah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan yang diprotes karena adukan semen material terlalu cair, Senin 6 September 2021. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Pembangunan jalan cor beton di Dusun II, Desa Pulautengah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan (Lamsel), menuai protes. Pasalnya, adukan material pembangunan jalan yang dianggarkan melalui dana desa (DD) itu terlalu cair.

Hal tersebut terungkap saat Camat Palas, Rika Wati bersama Uspika Kecamatan Palas dan Pendamping Desa melakukan monitoring pembangunan jalan cor beton tersebut pada Senin, 6 September 2021.

Pendamping Desa Teknik Infrastruktur (PDTI) Kecamatan Palas, Nanang Bayu Saputra mengatakan, pihaknya telah menegur tim pelaksana kegiatan (TPK) untuk memperbaiki adukan material cor beton. Sebab, ia menilai adukan itu terlalu cair yang akan mempengaruhi mutu dan kualitas.

Baca: Perbaikan Jalan di Lamsel Dinilai Tak Tepat Sasaran

 

"Ya, sudah saya tegur TPK-nya. Soalnya adukan material cor beton terlalu encer. Kalau pasirnya basah, kan bisa kurangi airnya supaya tidak terlalu cair. Keeceran adukan ini, jelas mempengaruhi mutu kualitas jalan," kata dia.

Selain itu, kata Nanang, ia meminta kepada TPK Desa Pulautengah supaya rutin melakukan penyiraman ketika cuaca panas. Sebab, ia menemukan dibeberapa titik badan jalan sudah ditemukan retak-retak.

"Memang ada di beberapa titik retak-retak di badan jalan. Ini karena kurangnya penyiraman disaat cuaca panas. Jelas, cuaca panas akan menimbulkan keretakan," kata dia.

Sementara itu, Camat Palas Rika Wati mengatakan pihaknya meminta kepada Pemerintah Desa Pulautengah supaya dapat menjaga mutu kualitas pembangunan. Ia pun berharap TPK supaya selalu berkoordinasi dengan Pendamping Desa.

"Kami minta desa benar-benar mengutamakan kualitas. Apalagi jalan ini milik desa dan dimanfaatkan masyarakat banyak. Jangan di kemudian hari pembangunan tidak sesuai harapan kita semua," ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Pulautengah, Nuryanto mengaku adukan material cor beton yang cair itu dipicu karena faktor cuaca baru turun hujan. Sehingga, material pasir basah.

"Ini material pasirnya terlalu basah setelah turun hujan eras. Sehingga, adukan material cair. Kemudian, bagian yang retak itu bukan kualitas yang tidak bagus, tetapi itu tepat bagian sekatan pembatas," ujarnya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar