#BERITALAMPUNGSELATAN#KEBAKARAN#BAKAUHENI

KSOP Sebut Tidak Ada Kerusakan Serius soal Truk Terbakar di Kapal

( kata)
KSOP Sebut Tidak Ada Kerusakan Serius soal Truk Terbakar di Kapal
Usai menjalani pemeriksaan, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bakauheni mengizinkan KMP Neomi kembali beroperasi lintas Pelabuhan Bakauheni- Merak.


 

Kalianda (Lampost.co) -- Usai memeriksa sopir selama hampir enam jam, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas V Bakauheni, memberikan izin kapal motor penumpang (KMP) Neomi berlayar lintas Pelabuhan Bakauheni-Merak, Senin siang, 1 Maret 2021.

Kepala KSOP kelas V Bakauheni  Iwan Syahrial menjelaskan, dari hasil pemeriksaan itu tidak ada kerusakan serius yang dialami kapal Neomi akibat insiden truk boks ekspedisi yang terbakar di dalam kapal tersebut. 

"Setelah kami periksa selama enam jam, tidak ada temuan kerusakan yang serius. Sehingga kapal bisa beroperasi kembali untuk mengangkut penumpang dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak," kata Iwan di ruang kerja, Senin siang, 1 Maret 2021.

Ia menyebut, belum bisa memastikan penyebab truk boks ekspedisi yang diangkut kapal Neomi itu bisa terbakar. Padahal, mesin truk dalam kondisi mati saat terjadi kebakaran tersebut.

"Sumber asap diduga berasal dari salah satu bahan yang dimuat dalam truk tersebut. Kendati begitu, penyebab pasti munculnya asap tebal dari boks truk masih diselidiki," ujarnya.

Di sisi lain, Kepala KSKP  Bakauheni AKP Ferdiansyah mengatakan, saat ini, truk boks ekspedisi dan sopirnya masih dalam pemeriksaan Reskrim Polres Lampung Selatan.

"Penyelidikan kasus tersebut telah kami limpahkan ke Polres. Jadi, sampai saat ini, kami juga belum mengetahui penyebab pasti insiden tersebut," katanya.

Terpisah, Humas PT ASDP cabang Bakauheni Saifulahil Maslul Harahap mengatakan, sekitar 25 persen muatan truk boks ekspedisi terbakar. Saat ini, kapal dalam pemeriksaan syahbandar, sedangkan truk dan sopirnya dibawa ke kantor KSKP Bakauheni.

Ia menceritakan, saat kapal Neomi memasuki perairan alur masuk pelabuhan Bakauheni, Minggu 28 Februari 2021 sekitar pukul 20.30 WIB, penumpang kapal melihat asap dari salah satu dek kapal. Saat diperiksa, asap tersebut ternyata berasal dari salah satu boks truk ekspedisi bernopol B-9258-UXU. 

”Insiden itu sempat membuat penumpang panik dan mengganggu jadwal sandar di dermaga III pelabuhan Bakauheni. Namun, sekarang  sudah normal kembali," kata Syaiful. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar