#pesisirbarat#beritalampung

Kronologis Bocah 13 Tahun Terseret Arus Laut di Pesibar

( kata)
Kronologis Bocah 13 Tahun Terseret Arus Laut di Pesibar
Pencarian korban terseret arus laut di Pantai Pekon Way Redak, Kabupaten Pesisir Barat. Lampost.co/Yon


Krui (Lampost.co) -- Seorang saksi mata menceritakan kronologis hanyutnya Muhammad Leo Pedrosa (13), asal Pekon Giham, Lampung Barat, saat mandi di pantai Pekon Way Redak, Kabupaten Pesisir Barat.

Salah satu warga mengatakan peristiwa itu sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu ada empat orang mandi di pinggir pantai.

"Dua orang dewasa dan dua remaja termasuk korban. Saya sendiri melarang agar jangan mandi terlalu ke tengah. Tapi, saat saya larang mereka melambaikan tangan. Saya pikir tanda lambaian itu artinya aman," kata warga yang enggan menyebutkan namanya itu.

Apalagi dia menilai lokasi keempat pengunjung pantai itu tidak terlalu jauh dari pantai. Namun, ternyata saat itu arus laut sedang kuat. 

"Akibatnya korban yang sedang mandi terseret arus dan pada waktu bersamaan datang ombak besar. Saya ingin menolong, tetapi saya juga tidak bisa berenang," kata dia. 

Atas kejadian itu, korban hingga kini masih dalam pencarian 

Kapolsek Pesisir Tengah, Kompol Muhidin, mengatakan pencarian korban masih terus dilakukan. Tim pencarian tidak menentukan waktu dan sesuai perkembangan situasi terkini. Dia memprediksi korban masih tersangkut di palung atau dasar laut. 

"Waktu pencarian melihat kondisi cuaca. Kalau memungkinkan untuk terus dilakukan tentu dilanjutkan," kata Muhidin. 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar