#narkoba#kriminal#beritalamsel

Kronologi Penemuan 15 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi di Koper

( kata)
Kronologi Penemuan 15 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi di Koper
Narkoba temuan warga yang diserahkan ke Kodim 0421 Lampung Selatan diserahkan lagi ke Polres Lampung Selatan.


Kalianda (Lampost.co): Penemuan koper berisikan narkoba bermula pada Sandi (30) warga Desa Babatan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, mengetes sepeda motornya, Selasa, 3 November 2020, sekitar pukul 16.30 WIB.

Pada saat baru melaju di Jalan lintas Sumatera (Jalinsum) arah Bandar Lampung, sekitar 500 meter dari kediamannya sepeda motor yang dikendarai Sandi mogok. 

Tanpa sengaja warga tersebut menoleh sebelah kiri, di sekitar kebun jagung di tepi jalan lintas Sumatera (Jalinsum), melihat koper warna hitam tergeletak. 

Baca juga: Polisi Usut Asal Koper Berisi 15 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

Koper besar warna hitam langsung dibawa pulang Sandi. Setiba di rumah langsung dibukanya. Awalnya Sandi mengira isinya obat-obatan dan teh herbal dari Tiongkok.

Bahkan salah satu dari 15 plastik sabu yang dikemas dengan bungkusan teh itu sempat dibuka isinya berupa kristal bening dan dikiranya tawas. 

Tidak paham dengan barang temuannya, ia membawa ke rumah rekannya di Desa Tarahan dan akhirnya melaporkan ke anggota Babinsa Koramil Katibung 0421-10.

Komandan Kodim 0421 Lampung Selatan, Letkol (inf) Enrico Setyo Nugoroho menjelaskan narkoba ditemukan warga dan diserahkan ke anggota Babinsa Tarahan.

"Warga Babatan yang menemukan narkoba dalam tas koper," kata dia, Rabu, 4 November 2020. 

Tas koper berisikan berisi 15 plastik sabu kemasan teh warna hijau dan 9 plastik warna ungu berisikan 7.585 butir pil ekstasi diserahkan ke Satres Narkoba Polres Lampung Selatan. 

"Kasat Resnarkoba yang menerima," kata dia.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar