#krisisair#kekeringan#beritalampung

Krisis Air Bersih Dua Dusun Bakauheni Makin Parah

( kata)
Krisis Air Bersih Dua Dusun Bakauheni Makin Parah
Relawan Perahu Pustaka Bakauheni, saat menyalurkan bantuan air bersih ke dusun Kayutabu dan Pematang Macan desa Kelawi, Bakauheni, Lamsel, Senin (5/8/2019) malam. Dok. Relawan Perahu Pustaka.

KALIANDA (Lampost.co) -- Relawan  Perahu Pustaka Bakauheni, kabupaten Lampung Selatan kembali menyalurkan bantuan air bersih di dusun Kayu Tabu dan Pematang Macan,  Desa Kelawi kecamatan Bakauheni yang mengalami kesulitan air bersih sejak Juni 2019 lalu.

"Kami kembali menyalurkan bantuan air bersih di dua dusun itu, setelah bak mobil selesai diperbaiki berkat bantuan donatur, berikut bantuan alkon," kata Radmiadi, penggiat literasi Perahu Pustaka kepada lampost.co, Selasa (6/8/2019).

Ia menyebutkan sepekan sebanyak dua kali menyalurkan bantuan air bersih ke dua dusun yang mengalami kesulitan air bersih sejak Juni lalu. Masing masing dusun mendapat bantuan 2000 liter air bersih setiap tiga hari sekali.

"Warga sudah kesulitan air untuk wudhu. Jadi bantuan kami utamakan ke masjid dulu baru ke warga," ucapnya.

Bantuan air bersih disalurkan setiap tiga hari, lantaran pengiriman sebanyak 2.000 liter air membutuhkan waktu hampir seharian

"Proses pengisian air ke bak penampungan serta kondisi jalan yang sulit membuat penyaluran bantuan air bersih membutuhkan waktu cukup lama," ujar Radmiadi yang dibantu relawan lainnya. Diantaranya, Bripka Agung Gede Aamara Jaya (Anggota Satpolair Polres Lamsel)_  Acong (relawan Nelayan Pustaka) dan Ardy Yanto (relawan Motor Pustaka).

Selain relawan dari penggiat literaai pustaka, pemerintah kecamatan Bakauheni juga pernah menyalurkan bantuan air bersih untuk warga Dusun Kayu Tabu dan Pematang Macan di Desa Klawi tersebut.

Bantuan air bersih dengan menggunakan mobil damkar dan mobil tangki air milik dinas sosial itu disalurkan pada akhir Juli 2019 lalu.

Menurut camat Bakauheni, Asep Awaludin, pengiriman air bersih untuk warga dua dusun itu akan dilakukan setiap minggu selama kemarau berlangsung.

"Setiap datang kemarau, dua dusun itu langganan kesulitan air bersih. Jadi ke depan perlu dicarikan solusi untuk mengatasi kondisi ini. Apakah kita upayakan sumur bor dalam atau membangun bak penampungan yang besar," ucap Asep.

Aan Kridolaksono



Berita Terkait



Komentar