#Covid-19#baktisosial

Kratingdaeng Red Bull Bagikan Setengah Juta Masker

( kata)
Kratingdaeng Red Bull Bagikan Setengah Juta Masker
Tim Pejuang Energi Indonesia Timur itu memulai tugasnya di hari pertama dari Pamekasan, Madura. Dok


Jakarta (Lampost.co) -- Minuman suplemen energi, Kratingdaeng Red Bull membagikan 500 ribu lembar masker ke 120 kota di Indonesia.

Distribusi masker dilepas perwakilan produsen Kratingdaeng Red Bull dan kepolisian di Gerbang Tol Suramadu, Surabaya. Tim dengan nama Pejuang Energi Indonesia Timur itu memulai tugasnya di hari pertama dari Pamekasan, Madura. 

CMO Kratingdaeng Red Bull, Davin Thomas Lai, mengatakan, Kraringdaeng Redbull  tidak pernah berhenti melakukan edukasi dan kampanye gaya hidup sehat baru selama pandemi Covid-19.  

 “Kami tetap konsisten menyuarakan gerakan 3M sejak pandemi berlangsung hingga sekarang menjadi Gerakan 5M," ujar Davin dalam acara pelepasan  tim ‘Kratingdaeng Red Bull Energy Roadshow’ di Jakarta, Senin, 15 Februari 2021, lalu.

Tahun lalu, tim hanya bergerak di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dengan membagikan masker kesehatan di kawasan yang mudah terpapar dan juga sejumlah paket makan buat tenaga kesehatan (nakes). Di tahun ini mereka  mengkampanyekan edukasi pakai masker hingga ke 120 kota di Indoesia selama 160 hari.

“Mengingat jauhnya jarak tempuh dan banyaknya pasar yang kami datangi, kami membagi dua tim untuk perjalanan ini yakni Tim Indonesia Barat— Aceh, Sumatera, Jawa Barat dan Jawa Tengah, dan Tim Indonesia Timur —Jawa Timur, Bali, Lombok, Sumbawa, Sulawesi dan Kalimantan," katanya.

Pihaknya membawa sebagian tim melalui jalan darat sehingga waktu tempuh pun jadi panjang. Program dimulai Februari dan berakhir pada akhir Ramadan awal Mei nanti. 

Menurut Davin, masker yang diberikan adalah masker kesehatan dan masker kain. Sejak program dijalankan, paling tidak lebih dari setengah juta masker telah dibagikan dan memungkinkan jumlahnya akan terus bertambah.

Dua tim tersebut akan bergerak ribuan kilometer wilayah di Indonesia, menyeberangi enam selat dan lautan, serta singgah di ratusan pasar tradisional untuk membagikan ratusan ribu masker dan paket minuman energi Kratingdaeng Red Bull.

 “Kami menyebut tim kami ini dengan Para Pejuang Energi yang siap menebarkan energi postif bagi negeri selama kurang lebih 160 hari,” ujar Davin. 

 Selama kunjungan tersebut, tim akan juga bertemu dengan pejabat setempat yang akan mendukung program tersebut.  

Kratingdaeng Red Bull akan tetap konsisten berkontribusi di masa pandemi dengan melanjutkan program pembagian masker secara berkelanjutan. Diharapkan ini menjadi  program berbagi dan peduli yang berkelanjutan. 

 Davin menjelaskan, langkah yang dilakukan adalah bagian dari tanggung jawab  dunia industri dalam menjaga kesehatan banyak orang.

Tanpa adanya masyarakat yang sehat dan terhindar dari pandemi saat ini, maka roda perekonomian akan terganggu. 

'Langkah kami saat ini adalah mengajak semua masyarakat untuk lebih disiplin memakai masker dan berharap pandemi segera berakhir,” katanya. 

Program berbagi ke berbagai pulau ini antara lain digelar di sepanjang Sumatera. Tim Kratingdaeng Red Bull Energy Roadshow memulai dari Banda Aceh, Medan, Bukit Tinggi, Padang, Jambi, Bengkulu, Lahat, Palembang dan berujung di Bandar Lampung.

'"Meninggalkan pulau Sumatra, tim 1 atau barat menyeberangi Selat Sunda masuk Pulau Jawa dan singgah di Cilegon, Tangerang, Bogor, Bekasi,  Bandung, Tasikmalaya, Subang,  Cirebon, Brebes, Tegal, Pekalongan, Kudus, Boyolali Yogyakarta, Kutoarjo, Purbalingga, dan kembali ke Jakarta," kata dia.  

Tim Timur akan berangkat dari Pulau Madura berawal dari Pamekasan, Sumenep, Bangkalan lalu menyeberangi Selat Madura masuk Pulau Jawa langsung menuju Surabaya, Bojonegoro, Ngawi, Malang, Pasuruan dan Banyuwangi, dilanjutkan menyeberang Selat Bali. 

Kota yang didatangi di Bali antara lain Denpasar dan Kuta. Dari sana ke NTB ke kota Mataram, Lombok dan Lombok Timur. Juga ke Sumbawa dan Bima. Dari sana ke pulau Sulawesi ke Makassar, Singkang, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado dan Bitung. Tim melanjutkan perjalanan ke Pulau Kalimantan menyeberang Selat Makassar, dan singgah di Bontang, Samarinda, Balikpapan, Batu Licin, Martapura, Banjarmasin, Palangkaraya, Sampit, Pontianak dan berakhir di SingkawangMelintas Jembatan Suramadu, menyeberang Selat Madura.

Salah satu kunci keberhasilan untuk mempersempit ruang gerak penyebaran virus korona adalah selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jaraknya. Masyarakat masih perlu diingatkan untuk melakukan Gerakan 3M. 

Bahkan kini gerakan 3M pun menjadi Gerakan 5M (ditambah Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas), edukasi gerakan 5M ini harus terus disebarluaskan sebagai gerakan antisipasi penyebaran virus Corona yang terbaru. 

"Gerakan 5M tersebut juga merupakan salah satu upaya untuk mengembalikan geliat industri di Indonesia untuk mengembalikan percepatan ekonomi. Tidak berlebihan bila pihak swasta pun terus juga mendengungkan Gerakan 5M tersebut," pungkas Davin.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar