pilkadaKPUMK

KPU Siap Hadapi Gugatan Sengketa Hasil Pilkada di MK

( kata)
KPU Siap Hadapi Gugatan Sengketa Hasil Pilkada di MK
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novilda Ginting. Medcom.id/Theo


JAKARTA (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) siap menghadapi gugatan sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang dilayangkan calon kepala daerah ke Mahkamah Konstitusi (MK). KPU akan memberikan data-data yang autentik.

“Dalam hal ada peserta yang keberatan dan tidak puas dan menggugat KPU, kami akan mempertanggungjawabkan di MK,” kata Komisioner KPU Evi Novilda Ginting dalam diskusi virtual, Senin, 14 Desember 2020.

KPU telah berusaha bekerja cepat dan transparan sejak awal pelaksaaan pilkada. Namun, dia mafhum jika ada peserta pilkada yang tetap ingin mengajukan banding ke MK.

KPU akan mengandalkan Formulir Model C.Hasil-KWK asli sebagai bukti di persidangan. Pihaknya juga menyiapkan bukti lain, termasuk menggunakan sistem informasi rekapitulasi (Sirekap).

“Sirekap bisa menjadi sumber data apabila diperlukan semua pihak,” ujar dia.

MK diprediksi menerima gugatan sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Ada tiga hasil pemilihan gubernur (pilgub) yang berpotensi digugat ke MK.

“Tiga daerah itu adalah Kalimantan Selatan, Jambi, dan Kalimantan Tengah,” kata peneliti lembaga Konstitusi dan Demokrasi (KoDe) Inisiatif, M Ihsan Maulana.

Perkiraan itu berdasarkan perolehan suara sementara masing-masing pasangan calon (paslon) melalui sistem informasi rekapitulasi (Sirekap) pada pukul 12.30 WIB, Senin, 14 Desember 2020. Selisih suara paslon tidak terlalu jauh, sehingga potensi munculnya sengketa sangat besar.

Winarko







Berita Terkait



Komentar