#pilkada#kampanye#kpu#beritapesawaran

KPU Pesawaran Dorong Paslon Gunakan APD sebagai Media Kampanye

( kata)
KPU Pesawaran Dorong Paslon Gunakan APD sebagai Media Kampanye
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran Yatin Putro Sugino. Foto:Dok


Pesawaran (Lampost.co): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran mendorong setiap pasangan calon (paslon) yang bertarung pada Pilkada serentak tahun 2020 dapat menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker menjadi media untuk berkampanye.

Ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino, mengatakan dengan menggunakan APD sebagai alat untuk kampanye, bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

"Dalam PKPU nya juga memang di perbolehkan untuk setiap paslon membuat APD seperti masker sebagai alat kampanye, karena kita ketahui pemaksaan Pilkada kali ini diselenggarakan di tengah pandemi covid-19," kata dia, Minggu, 1 November 2020.

Menurut pandangannya, dengan penggunaan APD sebagai alat kampanye malah sangat membantu masyarakat dalam memerangi pandemi covid-19 yang saat tengah mengancam masyarakat.

"Untuk sosialisasi sebagai calon bupati dan wakil bupati jugakan masih bisa tercapai dengan menggunakan APD sebagai media kampanye, keselamatan masyarakat juga terjamin. Jadi saya berharap kalau bisa tidak buat lagi banyak-banyak baliho, lebih baik buat APD dan dibagikan ke masyarakat, sehingga masyarakat semua tidak terpapar covid-19 dan pelaksanaan Pilkada tidak menjadi klaster baru penyebaran covid-19," tambahnya.

Dirinya juga mengatakan pembagian APD diperbolehkan, asal setiap item yang akan dibagikan harganya tidak mencapai Rp60 ribu.

"Jadi kalau masker, hand sanitizer, kemudian face shield masih diperbolehkan karena harganya tidak sampai 60 ribu. Kalau baju hasmat ini yang kemungkinan tidak diperbolehkan karena melebihi harga yang ditentukan," tegasnya.

Dirinya berharap semua pihak dapat saling menjaga dan bahu membahu memutus mata rantai penyebaran covid-19 pada pelaksanaan Pilkada tahun ini, sehingga dapat tercipta Pilkada yang aman, nyaman, sejuk, dan sehat.

"Kalau bisa selain membagikan APD, para calon juga dapat mengingatkan kepada timnya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya penerapan prokes," pungkasnya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar