KPUpilkada

KPU Minta Jajarannya dan Calon Patuhi Protokol Kesehatan

( kata)
KPU Minta Jajarannya dan Calon Patuhi Protokol Kesehatan
Ketua KPU Lampung Erwan Bustami. lampost.co/Salda Andala

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Lampung menghimbau penyelengara pilkada dan bakal calon kepala daerah untuk tidak mengumpulkan massa.

Ketua KPU Lampung Erwan Bustami mengatakan semua pihak yang terlibat dalam tahapan pilkada wajib melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.

"Kami ada regulasi PKPU No 6 Tahun 2020, dan PKPU No 10 Tahun 2020, tentang penyelengaraan pemilihan kepala daerah di masa pendemi covid-19, harus kita taati protokol kesehatan,"ujarnya kepada Lampost.co, Minggu 6 September 2020.

Selanjutnya, guna mencegah penyebaran virus korona, bukan hanya memakai masker, mencuci tangan dan memakai hand sanitizer tetapi menghindari kerumunan dan mengumpulkan banyak orang. 

"Kita harus patuh, jumlahnya sekian, harus ditaati. Kita berharap kedepan semua mematuhi. Dan berharap ke depan tidak terulang lagi," ungkapnya.

Ia menambahkan, pada tahapan kedepan yang mengumpulkan banyak masa seperti pengundian nomor urut pasangan calon, debat kandidat, masa kampanye terbatas, tatap muka, dan dialog.

"Tidak lagi mengumpulkan masa yang cukup banyak, pesertanya maksimal 50. Kemudian kampanye dihadapan umum maksimal 100 orang harus kita taati," ujarnya.

Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengakui bahwa masih banyak simpatisan yang ikut mendampingi  pasangan bakal calon kepala daerah mendaftar di KPU masing-masing daerah.

Adanya peningkatan kasus konfirmasi positif covid-19 seharusnya menjadikan peringatan dini bagi masyarakat agar harus lebih taat protokol kesehatan salah satunya tidak berkerumun.

"Iya, masih ada yang membawa simpatisan banyak. Nanti diberikan himbauan lagi agar kedepan bisa lebih tertib," kata Khoir kepada Lampost.co, Minggu, 6 September 2020.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar