#kpu#pilkada#beritametro

KPU Metro Jadwalkan Pleno Hasil Verifikasi Faktual Dukungan Independen

( kata)
KPU Metro Jadwalkan Pleno Hasil Verifikasi Faktual Dukungan Independen
Komisioner KPU Kota Metro Toni Wijaya. Lampost.co/Bambang Pamungkas

Metro (Lampost.co): Proses verifikasi faktual dukungan berkas pasangan bakal calon independen telah selesai dilaksanakan KPU Metro. Hasil verifikasi berkas dukungan tersebut akan segera diplenokan di tingkat kelurahan hingga kecamatan. 

Komisioner KPU Kota Metro Toni Wijaya mengatakan proses verifikasi berkas dukungan sudah selesai. Lalu KPU Kota Metro akan memplenokan tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kelurahan dan tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). 

"Untuk proses verfak sudah selesai. Namun masih akan diplenokan di tingkat PPS di 4 kelurahan dan tingkat PPK di 3 kecamatan. Rencana jadwal pleno di tingkat kelurahan akan dilaksanakan pada 8-14 Agustus dan di tingkat kecamatan 17-19 Agustus," kata Toni Wijaya, Rabu, 12 Agustus 2020.

Dia menambahkan dalam proses perbaikan dukungan paslon calon independen tersebut terdapat 70 dukungan. Namun, jumlah tersebut satu diantaranya tidak lolos dalam verifikasi administrasi (vermin). 

"Untuk berkas yang lolos vermin ini ada 69 dukungan. Diantaranya terdiri dari 22 dukungan dari Kelurahan Metro, 37 dukungan dari Yosomulyo, 7 dukungan dari Ganjaragung, dan 3 dari Kelurahan Banjarsari," tambahnya. 

Menurutnya dalam proses verfak tersebut tidak ada kendala. Proses verfak berjalan lancar. "Namun untuk hasilnya masih akan diplenokan terlebih dahulu," ujarnya. 

Sementara itu, dukungan bakal calon perseorangan pasangan Wahdi--Qomaru Zaman belum memenuhi persyaratan. Pasalnya, dari hasil verifikasi faktual berkas dukungan yang memenuhi syarat berdasarkan rekapitulasi di tingkat Kota Metro sebanyak 11.422. Sementara itu, untuk jumlah syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan minimal 11.432. 

Karenanya bakal paslon tersebut masih kekurangan dukungan sebanyak 10 dukungan. Namun untuk dukungan perbaikan bakal paslon perseorangan yang wajib diserahkan pada masa perbaikan yakni 2 kali lipat dari jumlah kekurangan dukungan atau sebanyak 20. Namun dalam masa perbaikan pasangan Waru tersebut berhasil menyerahkan sebanyak 70 dukungan perbaikan.

Komisioner KPU Kota Metro, Toni Wijaya, mengatakan menurut hasil laporan PPS dan hasil monitoring dalam sehari itu sudah selesai, mengingat hanya 70 perbaikan sudah diverifikasi.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar