#pilkada#pemilu#politik#beritametro

KPU Larang Calon Kepala Daerah Bawa Massa Saat Pengundian Nomor Urut

( kata)
KPU Larang Calon Kepala Daerah Bawa Massa Saat Pengundian Nomor Urut
Foto: Dok

Metro (Lampost.co): Menjelang penetapan dan pengundian nomor urut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro mengimbau seluruh bakal pasangan calon untuk tidak membawa massa pendukung.

Ketua KPU Kota Metro, Nurris Septa Pratama, mengatakan pada tahapan ini pihaknya meminta kepada keempat paslon agar dapat mengingatkan seluruh pendukung nya agar tidak ikut dalam proses penetapan dan pengundian nomor urut.

“Pelaksanaan tahapan Pilkada 2020 khususnya di Kota Metro ini harus benar-benar mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Pada saat penetapan dan pengundian nomor urut paslon nanti cukup dihadiri oleh paslon maupun liaison officer (LO) nya dan perwakilan partai pengusung,” kata dia, Selasa, 22 September 2020.

Dia menjelaskan, hal itu penting dilakukan mengingat Pilkada 2020 ini dilaksanakan di tengah masa pandemi Covid-1919, sehingga tidak membuat kerumunan dalam tahapan pilkada demi mencegah terjadinya kluster baru penyebaran Covid-19.

“Selain itu, peserta yang hadir juga harus menggunakan pelindung diri, minimal masker maupun face shield serta harus tetap menjaga jarak,” ujar dia.

Dia menambahkan, bapaslon juga harus turut andil dalam mengatur pendukung nya agar tidak terjadinya penumpukan massa, apalagi sampai tidak mematuhi protokol Covid-19.

“Kita berharap kepada semua pihak yang terkait agar protokol kesehatan Covid-19 ini bisa lebih efektif dalam pelaksanaannya, itu mudah-mudahan bisa dilaksanakan sesuai dengan kewajiban masing-masing,” tambahnya.

Diketahui penetapan paslon Pilkada 2020 bakal dilangsungkan pada 23 September dan pengundian nomor urut pada 24 September 2020. Pemungutan suara akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Tercatat, sebanyak empat bakal pasangan calon yang diverifikasi KPU untuk berlaga dalam perhelatan lima tahunan tersebut di Kota Metro.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar