#pilkadalamsel#rekrutmenkpps

KPU Lamsel Tindak Lanjuti Rekomendasi Bawaslu soal Rekrutmen KPPS

( kata)
KPU Lamsel Tindak Lanjuti Rekomendasi Bawaslu soal Rekrutmen KPPS
Komisioner KPU Lampung Selatan, Mislamudin. Dok


Kalianda (Lampost.co) -- KPU Lampung Selatan akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari Bawaslu setempat terkait ratusan calon petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang tidak memenuhi syarat. Adapun rekomendasi yang disampaikan oleh Bawaslu, seperti syarat usia minimal dan melampaui syarat usia maksimal sebagai calon KPPS serta memiliki hubungan perkawinan dengan sesama penyelenggara, bahkan ada yang terindikasi terlibat dalam partai politik. 

Komisioner KPU Lamsel, Mislamudin mengatakan pada 28 Oktober hingga 2 November 2020 merupakan tahapan proses tanggapan masyarakat terhadap nama-nama calon KPPS yang diumumkan PPS. Kemudian, akan dilakukan proses klarifikasi terhadap tanggapan tersebut. 

"Nah, di tahapan inilah jajaran kami, yakni PPS melakukan klarifikasi terhadap nama-nama calon KPPS tersebut. Artinya, rekomendasi ini akan kami tindak lanjuti semua," kata dia melalui sambungan telepon, Kamis, 29 Oktober 2020.

Terkait adanya usia yang belum memenuhi syarat, kata Mislamudin, pihaknya telah menginstruksikan jajarannya memverifikasi ulang berkas semua calon KPPS. Jika terbukti usia tidak memenuhi syarat, pihaknya akan melakukan pergantian.

"Ya, ini harus diverifikasi ulang terhadap berkas para calon KPPS. Kami minta seluruh PPS se-Lamsel untuk mengcek dan memverifikasi ulang terhadap usia para calon KPPS. Kalaupun memang tidak memenuhi syarat pada usia, harus diganti," kata dia. 

Sebelumnya, Bawaslu Lamsel merekomendasikan 232 calon petugas KPPS yang tidak memenuhi syarat dalam rekrutmen KPPS Pilkada Lamsel 2020. Rekomendasi dengan nomor 160/K.LA-02/PM.00.02/X/2020 itu disampaikan langsung Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Lamsel, Iwan Hidayat kepada perwakilan KPU Lamsel, pada Selasa, 27 Oktober 2020. 

Iwan Hidayat mengatakan berdasarkan hasil pengawasan jajaran panwaslu kecamatan se-Lamsel terdapat 232 nama calon KPPS yang tidak memenuhi syarat. Nama calon KPPS itu terdiri dari 142 orang melampaui syarat usia maksimal 50 tahun sebagai calon KPPS.

"Kemudian, 68 orang belum memenuhi syarat usia minimal 20 tahun sebagai calon KPPS. Sedangkan, 21 orang terindikasi memiliki hubungan perkawinan dengan sesama penyelenggara dan satu orang terindikasi pengurus parpol," kata dia. 

Menurut dia, rekomendasi tersebut sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku dan sesuai dengan Keputusan KPU RI nomor 476/PP.04.2-Kpt/03/KPU/III/2019 tentang perubahan kedua atas Keputusan KPU nomor 
66/PP.06.4-Kpt/03/KPU/II/2020 tentang petunjuk teknis pembentukan PPK, PPS, PPDP dan KPPS dalam Pilkada 2020.

"Syarat usia minimal dan maksimal ini sudah mutlak tidak bisa diganggu gugat. Karena batas minimal usia paling rendah 20 tahun dan batas maksimal usia 50 tahun. Kemudian, tidak memiliki satu ikatan perkawinan apalagi terindikasi terlibat dalam parpol," ujarnya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar