#pilkada#politik

KPU Lamsel Jaring 10 Besar Nilai Tertinggi Calon PPK

( kata)
KPU Lamsel Jaring 10 Besar Nilai Tertinggi Calon PPK
Ratusan calon anggota PPK saat mengikuti tes tertulis dengan sistem CAT di SMK Negeri 2 Kalianda, Lampung Selatan, Kamis, 30 Januari 2020. Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co) -- Tes tertulis dengan sistem CAT yang digelar KPU Lampung Selatan di SMK Negeri 2 Kalianda, Kamis, 30 Januari 2020, diikuti 311 calon anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK). KPU mengambil 10 besar dengan nilai tertinggi.

Ketua Divisi Sosial Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Lamsel, Ansurasta Razak mengatakan saat ini memasuki tahapan tes tertulis dengan sistem CAT. Setidaknya, ada 311 calon PPK mengikuti tes tertulis dengan waktu lima sesi.

"Setiap sesi diikuti sekitar 60 orang dengan menjawab 100 soal. Setiap sesi kami beri waktu 90 menit. Sedangkan ruangan laboratorium komputer ada dua jadi hari ini tes tertulis kelar," katanya.

Menurut dia, dari hasil tertulis pihaknya akan mengambil 10 besar dari nilai tertinggi. Namun, sebelumnya akan dilaksanakan pemeriksaan hasil tes tertulis pada 31 Januari 2020. "Sesuai time line perekrutan PPK, hasil tes tertulis itu akan diumumkan pada 3—5 Februari 2020. Dalam tes tertulis CAT, para peserta sudah mengetahui hasilnya di komputer masing-masing," kata dia.

Setelah tes tertulis, kata Ansurasta, pihaknya akan melaksanakan tes wawancara pada 8—10 Februari mendatang. Pihaknya akan mengupas wawasan para peserta yang telah masuk 10 besar nantinya.

"Perlu diketahui, kami sudah membuka tanggapan masyarakat tahap I selama 9 hari, yakni sejak 28 Januari hingga 5 Februari 2020. Jadi, masyarakat bisa menyampaikan bila ada temuan terhadap rekam jejak para calon PPK," kata dia.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan AntarLembaga (PHL) Bawaslu Lamsel Iwan Hidayat mengatakan pihaknya secara melekat mengawasi terhadap tahapan tes tertulis tersebut. "Dari awal pembukaan pendaftaran mengawasi langsung perekrutan PPK. Apalagi saat tes tertulis ini kami awasi langsung. Kami ingin perekrutan PPK ini bersih dan menghasilkan badan penyelenggara adhoc yang berkualitas," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar