pilkadacovid-19

KPU Lamsel Ganti Petugas KPPS Reaktif Covid-19

( kata)
KPU Lamsel Ganti Petugas KPPS Reaktif Covid-19
Salah satu petugas KPPS saat menjalani pemeriksaan rapid test di Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Minggu (29/11/2020). Dok KPU Lamsel


Kalianda (Lampost.co) -- KPU Lampung Selatan akan mengganti petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pilkada Lamsel 2020 yang dinyatakan reaktif virus korona (covid-19) setelah pemeriksaan rapid test. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 saat pencoblosan 9 Desember mendatang. 

Komisioner KPU Lamsel Mislamudin mengatakan bagi KPPS yang hasil rapid testnya reaktif covid-19 dianjurkan mengundurkan diri. 

"Kalau ada yang reaktif, maka KPPS itu satu kali lagi menjalani rapid test. Nah, kalau KPPS itu masih reaktif saat pemeriksaan rapid test yang kedua kalinya, ya baru kita lakukan pergantian," ujarnya. 

Mislamudin mengatakan setidaknya ada 17.325 KPPS harus menjalani rapid test menjelang tahapan pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Hingga saat ini baru ada 6.228 KPPS yang sudah menjalani rapid test. 

"Sudah tiga hari ini kita melaksanakan rapid test terhadap KPPS. Rapid test yang dilaksanakan dimulai Jum'at (27/11/2020) itu sudah dilaksanakan di lima Kecamatan, yakni Natar, Jati Agung dan Tanjung Bintang. Pemeriksaan rapid test tersebut masih akan berlangsung hingga Kamis (3/12/2020)," kata dia. 

Menurutnya, petugas KPPS yang dinyatakan reaktif covid-19 saat ini tidak ada waktu untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Sebab,  pelaksanaan pemungutan suara akan berlangsung 9 Desember 2020.

"Pengganti petugas KPPS yang dinyatakan reaktif Covid-19 juga dilakukan tes rapid test hingga mendapatkan petugas KPPS yang negatif Covid-19. Perlakuan ini akan berbeda dengan PPS, PPK dan KPU yang cukup melakukan isolasi mandiri. Tujuannya tak lain sebagai upaya untuk mengantisipasi, mendeteksi dan mencegah penyebaran Covid-19," kata dia. 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar