pslonAPK

KPU Lamsel Distribusikan APK ke Paslon

( kata)
KPU Lamsel Distribusikan APK ke Paslon
Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) -- KPU Lampung Selatan mendistribusikan ratusan alat peraga kampanye (APK) dan ribuan bahan kampanye (BK) kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Lamsel 2020. APK dan BK yang diberikan itu sebagai alat peraga saat berkampanye. 

Komisioner KPU Lamsel, Mislamudin mengatakan pihaknya telah mendistribusikan ratusan APK kepada ketiga paslon yang akan berlaga di Pilkada Lamsel 2020. Adapun APK yang didistribusikan berupa baliho berukuran 4x7 meter, umbul-umbul 0,5x4 meter dan Spanduk 1x6 meter. 

"Semua Paslon mendapatkan porsi yang sama. Baik itu baliho, umbul-umbul serta spanduk. Tapi, untuk APK ini sudah kita distribusikan ke setiap Paslon sekitar satu pekan yang lalu," kata dia saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (29/10/2020).

Menurutnya, baliho yang didistribusikan itu sebanyak 5 buah untuk masing-masing Paslon, umbul-umbul sebanyak 20 buah untuk di pasang di 17 Kecamatan, dan spanduk 2 buah dipasang 260 desa/kelurahan.

"APK ini dipasang oleh masing-masing Paslon. Untuk pemasanganya sudah kita tentukan di zona lokasi yang ditetapkan. Jadi, pemasangan APK ini tidak boleh asal pasang, karena sudah ditentukan zona lokasinya. Harus diperhatikan benar untuk pemasangannya, ada larangan pemasangan di lembaga pendidikan, instansi pemerintah, rumah ibadah, dan fasilitas publik seperti taman atau pohon," kata dia. 

Untuk BK, kata Mislamudin, pihaknya telah mendistribusikan BK berupa selebaran, brosur, pamplet dan poster. Dimana, setiap BK didistribusikan sebanyak 32.100 lembar masing-masing paslon. BK itu bisa dibagikan kepada masyarakat oleh paslon saat berkampanye.

"Jadi untuk bahan kampanye seperti selebaran, brosur, pamflet serta poster, biasanya diberikan oleh paslon saat berkampanye. Berbeda dengan APK yang harus dipasang di zona ditentukan," kata dia. 

Sementara itu, Ketua KPU Lamsel Ansurasta Razak mengatakan sesuai Peraturan KPU nomor 11 tahun 2020 tentang perubahan atas PKPU nomor 4 tahun 2017 tentang Kampanye Pilkada 2020 bahwa paslon bisa mencetak BK sendiri dengan ketentuan ukuran sama dengan difasilitasi KPU Lamsel dan jumlah paling banyak 100 persen KK di Lamsel.

"Sedangkan, paslon juga bisa mencetak sendiri APK dengan ketentuan ukuran harus sama dengan APK yang difasilitasi KPU Lamsel. Dan, APK dapat dicetak paling banyak 200 persen dari jumlah maksimal yang sudah ditentukan," kata dia. 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar