#KPU

KPU Lampung Tunggu DAK2 Dari KPU RI untuk Susun Dapil dan Jumlah Kursi

( kata)
KPU Lampung Tunggu DAK2 Dari KPU RI untuk Susun Dapil dan Jumlah Kursi
Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kemendagri telah menyerahkan Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2),  Jumat , 14 oktober 2022.

DAK2 tersebut berdasarkan data kependudukan semester I tahun 2022 dengan jumlah 275.361.267 jiwa yang tersebar di 34 Provinsi.

Sementara, Komisioner KPU  Lampung Bidang Pusat data dan Informasi (Pusdatin) Agus Riyanto mengatakan, pihaknya masih menunggu Data DAK2 dari KPU RI ke KPU Provinsi Lampung, guna mengetahui angka penduduk Lampung per kecamatan.

"Dalam waktu dekat (diturunkan) kami masih tunggu diturunkan oleh KPU RI ke KPU Provinsi," ujarnya.

Nantinya DAK2 akan digunakan untuk menyusun daerah pemilihan (Dapil) 15 Kabupaten/kota di Lampung untuk Pileg 2024. Selain itu, digunakan juga untuk menyusun jumlah kursi DPRD kabupaten/kota. "Kalau Data Penduduk Potensial Pemilu (DP4),  penyampaiannya Desember 2022 nanti " kata dia.

Sebelumnya, KPU Provinsi Lampung telah menyusun dan menghitung Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) untuk semester ketiga 2022, atau september 2022, pada 26 september 2022 lalu. Jumlah tersebut merupakan hasil final rekapitulasi DPB.

Jumlah DPB se Lampung  yang didapat Lampost.co pada 27 September 2022, totalnya mencapai 5.703.750 pemilih, dengan rincian pemilih baru  46.587, dan tidak memenuhi syarat (TMS) 222.128.

Jumlah tersebut turun dari DPB per agustus 2022 yakni,  5.865.435 orang.  

Pemilih TMS pada DPB September 2022, tediri dari meninggal 813, ganda 3.577 pindah keluar 18.514, tidak dikenal 199.224

Kemudian jumlah DPB per kabupaten/kota yakni,  Way Kanan 319.361, Tulangbawang Barat 172.856, Tulangbawang 257.280, Tanggamus 394.964, Pringsewu 275.009  Pesisir Barat 112.002, Pesawaran 310.339, Mesuji 144.147, Lampung Utara 389.731, Lampung Timur 757.235, Lampung Tengah 920.437, Lampung Selatan 716.346, Lampung Barat 195.576, Metro 114.883, dan Bandar Lampung 623.254.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar