#KPU#LAMSEL#PLENO

KPU Lampung Selatan Gelar Rapat Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Periode Triwulan III

( kata)
KPU Lampung Selatan Gelar Rapat Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Periode Triwulan III
Kepala Divisi Perencanaan dan Informasi KPU Lampung Selatan Asma Emilia menyerahkan berkas berita acara rapat pleno kepada perwakilan Bawaslu Lamsel. Lampost.co/Juwantoro


Kalianda (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat pleno pemutakhiran data pemilih berkelanjutan periode triwulan III tahun 2022 di Kafe dan Resto D'Sas, Kalianda, Selasa, 20 September  2022.

Ketua KPU Lampung Selatan Ansurasta Razak, mengatakan pemutakhiran data pemilih tidak dapat dilaksanakan sendiri, melainkan perlu koordinasi dengan parpol. Tujuanya data pemilih ini nantinya dapat untuk pemilu tahun 2024 mendatang.

"Kami menyadari suksesnya pemilu tidak bisa dilakukan oleh KPU sendiri. Tapi, perlu bantuan teman-teman dari parpol," kata dia.

Sementara itu, Kepala Divisi Perencanaan dan Informasi KPU Lampung Selatan Asma Emilia, menyatakan pemutakhiran data berkelanjutan periode triwulan III ini diperoleh jumlah data pemilih bulan berjalan kabupaten 716.346 pemilih yang tersebar pada 1.925 TPS, 256 desa dan 4 kelurahan di 17  Kecamatan di Lamsel.

"Setelah pemutakhiran data berkelanjutan periode triwulan III ini, nanti akan kami singkronkan dengan data kependudukan yang akan turun dari Kemendagri dan diserahkan ke KPU RI. Nah, data itu nanti akan dicocokan pada DP4 untuk dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit). Setelah itu, baru dilakukan penetapan data pemilih," kata Komisioner KPU Lamsel itu.

Mengenai tingkat partisipasi pemilih pada pemilu lalu masih rendah, Asma Emilia, mengatakan pihaknya akan berupaya dengan cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Tingkat partisipasi pemilih yang ditargetkan KPU pusat mencapai 77,5 persen dari mata pilih.

"Ya, kami akan lakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui tatap muka. Kalau dulu saat covid -19 ruang gerak kami sangat terbatas tidak bisa melakukan sosialisasi secara langsung," kata dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar