#politik

KPU Lampung Hormati Keputusan DKPP dan Tetap Lanjutkan Tugas

( kata)
KPU Lampung Hormati Keputusan DKPP dan Tetap Lanjutkan Tugas
Dok. LBH Bandar Lampung

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Esti Nur Fathonah, salah satu anggota KPU Lampung, diberhentikan dari jabatannya berdasarkan hasil sidang kode etik yang digelar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Rabu, 12 Februari 2020. Dia terbukti dalam jual beli jabatan KPU di Lampung periode 2019—2024.

Keputusan DKPP tersebut membuat komisioner KPU Lampung tinggal enam orang. Namn, KPU Lampung menghormati segala keputusan yang dikeluarkan DKPP.

"Ya, kami menghormati keputusan yang dikeluarkan DKPP hari ini. Itu juga sesuai hasil pleno KPU Lampung pada 11 November 2019 kalau kami akan menghormati mekanisme hukum yang berlangsung sesuai peraturan perundang-undangan," kata Ketua KPU Lampung, Erwan Bustami, melalui pesan WhatsApp, Rabu, 12 Februari 2020.

Berita terkait: Esti Nur Fathonah Diberhentikan sebagai Komisioner KPU Lampung

Dia menyatakan pihaknya kini perlu memastikan untuk tetap bekerja melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban. Termasuk dalam rangka mengoordinasikan, monitoring, dan supervisi tahapan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang dilaksanakan KPU di 8 kabupaten/kota se-Lampung. Pihaknya juga tetap melaksanakan tugas di 7 kabupaten/kota yang tidak melaksanakan pilkada tahun ini.

"Kami kini memastikan untuk tetap melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban yang harus tetap dilaksanakan. Apalagi, kini kami harus mengoordinasikan, monitoring, dan supervisi tahapan Pilkada 2020. Saat ini semua Komisioner KPU Lampung sedang mengikuti rapim di Bogor sampai besok sore," kata mantan Ketua KPU Way Kanan ini.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar