#ottkpk#beritanasional#suapkpu

KPU Diminta Kembalikan Kepercayaan Publik

( kata)
KPU Diminta Kembalikan Kepercayaan Publik
Ilustrasi. Dok/Medcom.id

Jakarta (Lampost.co): Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI 2012-2017 Ferry Kurnia Rizkiansyah mengatakan KPU harus membangun kembali kepercayaan publik pasca kasus tangkap tangan yang melibatkan komisioner KPU Wawan Setiawan. Hal ini penting mengingat KPU akan menyelenggarakan Pilkada Serentak September mendatang.

"Kepada KPU ini menjadi warning, menjadi perhatian yang sangat serius Bagaimana membangun kembali kepercayaan kepada publik Apalagi kita akan menyongsong Pilkada 2020," kata Ferry di Jakarta, Minggu, 12 Januari 2020.

Ia menegaskan KPU harus memegang nilai-nilai ideal dalam penyelenggaraan pemilu. "Soal integritas, independensi, dan profesionalitas itu menjadi harga mati untuk betul-betul disuarakan kembali," kata dia.

Menurut Ferry, kasus yang menimpa Wawan jangan sampai menjadi bola liar yang melebar ke mana-mana sehingga penyelesaiannya menjadi tidak fokus.

"Kasus ini harus dilokalisasi, maksudnya ini tidak terkait dengan yang lain-lain, tidak terkait dengan pilpres, dan lain-lain. Ini terkait dalam konteks proses pergantian antar waktu saja," kata dia.

Ia menyebut KPU bertanggung jawab menjelaskan secara setransparan mungkin kepada publik duduk posisi yang terjadi dalam kasus ini. Dengan begitu, publik mengerti dan informasi-informasi liar di medsos yang bersliweran tidak muncul kembali.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar