#pilkada#pemilu#beritapesibar

KPU Buat Aturan Teknis Protokol Kesehatan Pilkada

( kata)
KPU Buat Aturan Teknis Protokol Kesehatan Pilkada
Ketua KPU Kabupaten Pesisir Barat Marlini. Lampost.co/Yon Fisoma

Krui (Lampost.co): Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan tahapan penyelenggaraan Pilkada 2020 harus menerapkan protokol kesehatan pada setiap tahapan di tengah pandemi Covid-19.

Keputusan itu diberlakukan seiring dengan dikeluarkannya Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 mengenai perubahan ketiga atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pilkada Tahun 2020. 

Ketua KPU Kabupaten Pesisir Barat Marlini mengatakan aturan itu secara khusus dibuat KPU untuk merinci tahapan Pilkada serentak yang sempat tertunda sekitar tiga bulan imbas dari mewabahnya virus korona. 

Dia mengatakan penyelenggaraan Pilkada 2020, KPU akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam seluruh tahapan penyelenggaraan Pilkada. Keputusan itu diberlakukan setelah KPU berkoordinasi dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. 

"KPU nantinya akan membuat aturan teknis mengenai tata cara pelaksanaan protokol kesehatan dalam Pilkada 2020 melalui peraturan KPU yang akan diterbitkan dalam waktu dekat," kata dia, Jumat, 3 Juli 2020.

Dia mengatakan KPU Pesisir Barat mulai melanjutkan tahapan penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 setelah tertunda akibat pandemi korona. Yaitu pada 15 Juni 2020 melantik PPS di 116 Pekon dan dua kelurahan. Saat ini beberapa agenda sosialisasi juga telah dilakukan bersama para stakeholder terkait jelang Pilkada serentak 9 Desember 2020. 

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar