#pilkadabandarlampung#lembagasurvei

KPU Bandar Lampung Mencatat 10 Lembaga Survei dan Hitung Cepat

( kata)
KPU Bandar Lampung Mencatat 10 Lembaga Survei dan Hitung Cepat
Ilustrasi.Dok. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandar Lampung merilis 10 lembaga pemantau dan survei serta hitung cepat yang resmi terdaftar dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota tahun 2020. Ada lima lembaga survei atau jajak pendapat dan penghitungan cepat yang terdaftar. 

Berdasarkan data yang dihimpun Lampost.co, kelima lembaga survei itu adalah Masyarakat Transparansi Merdeka (MTM) yang terdaftar sejak 27 Februari 2020, Indo Barometer yang terdaftar pada 12 September 2020, dan Poltracking Indonesia yang terdaftar pada 21 September 2020.

Kemudian, Jaringan Suara Indonesia (JSI) yang terdaftar 25 September 2020 dan Rakata Institute yang terdaftar pada 21 Oktober 2020.

Sedangkan lima lembaga pemantau yang terdaftar di KPU Bandar Lampung, yakni Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Apkan) dan Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR). Selanjutnya, Masyarakat dan Pers Pengawas Pemilu (Mappilu) PWI, Kesatuan Pegiat Pemantau Keterbukaan Informasi Publik (KP2KIP), dan Lampung Election Watch (LEW).

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Bandar Lampung Fery Triatmojo mengatakan ada beberapa persyaratan dasar yang harus dipenuhi lembaga survei untuk terdaftar di KPU. “Di antaranya, harus melaporkan sumber dana yang digunakan, memberikan informasi lengkap terkait dengan metodologi yang digunakan dalam survei,” ujarnya, Rabu, 4 November 2020.

Kemudian, harus melaporkan terkait dengan jumlah personel yang digunakan dalam survei tersebut.

Dia melanjutkan jumlah lembaga survei masih bisa terus bertambah lantaran pendaftarannya masih dibuka hingga satu minggu sebelum pemilihan.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar