#pilkada#politik

KPU Ajak Pasangan Calon Berkampnye melalui Daring

( kata)
KPU Ajak Pasangan Calon Berkampnye melalui Daring
Anggota KPU Lampung, Antonius Cahyalana. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung menyarankan agar pasangan calon (paslon) peserta pemilihan kepala daerah (pilkada) memanfaatkan media sosial dalam berkampanye. Selain untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19, media sosial kini lebih banyak digunakan masyarakat.

Hal tersebut diucapkan anggota KPU  Lampung, Antonius Cahyalana saat diwawancari usai rapat koordinasi terkait penghitungan suara di Swiss-Belhotel Lampung, Kamis, 22 Oktober 2020.

Menurut dia, berdasarkan survei nasional, ada 150 juta pengguna aktif internet dan media sosial (medsos) di Indonesia. "Karena itu, kami di KPU provinsi memberikan contoh dengan melakukan sosialisasi tentang pemilihan itu melalui media sosial dan media daring dan mengajak paslon untuk melakukan hal yang sama saat kampanye," katanya.

Ia menjelaskan dari sepuluh medsos yang sering digunakan masyarakat, Youtube paling sering dilihat dengan 88 persen diikuti WhatsApp 84%, Facebook 82%, dan Instagram 79%.

"Artinya, ini bisa menjadi instrumen yang harus dimanfaatkan paslon. Kesadaran paslon untuk menggunakan medsos belum muncul. Kalau sudah muncul kan enak, kan ini lahannya anak-anak muda sekarang yang cenderung buka medsos. Saya berharap sih paslon itu lebih intenlah di media sosial," ujarnya.

Ia tidak memungkiri kampanye tatap muka langsung lebih efektif ketimbang melalui medsos dan secara psikologis juga berbeda. "Namun, di masa pandemi ini kan kita menghindari terjadinya klaster baru pilkada. Kalau soal efektif tidaknya itu bergantung bagaimana kita memanfaatkan media itu," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar