Kppnkotabumi

KPPN Kotabumi Evaluasi Realisasi Anggaran

( kata)
KPPN Kotabumi Evaluasi Realisasi Anggaran
Webinar Evaluasi Pelaksanaan Anggaran (EPA) 2020 dan Langkah-Langkah Strategis Pelaksanaan Anggaran (LSPA) TA 2021 kepada seluruh stakeholder Mitra Kerja KPPN Kotabumi. Dok KPPN


Kotabumi (Lampost.co) -- KPPN Kotabumi menyelenggarakan kegiatan Webinar Evaluasi Pelaksanaan Anggaran (EPA) 2020 dan Langkah-Langkah Strategis Pelaksanaan Anggaran (LSPA) TA 2021 kepada seluruh stakeholder Mitra Kerja KPPN Kotabumi, Selasa, 26 Januari 2021.

Adapun daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2021 diserahkan Presiden RI kepada Menteri/Pimpinan Lembaga pada 25 November 2020 yang lalu dan ikut dengan penyerahan DIPA 2020 kepada seluruh Satuan kerja di daerah. Hal itu sebagai tindak lanjut atas penyerahan DIPA dan ditengah kondisi pandemi Covid-19.

Kepala KPPN Kotabumi, Subur Bahariyanto menyampaikan beberapa hal penting yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan anggaran 2021 antara lain kesesuaian perencanaan anggaran dengan pelaksanaan anggaran, kepatuhan terhadap regulasi, dan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan.

Kegiatan itu juga menegaskan agar APBN TA 2021 dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian, transparan dan akuntabel guna mendukung penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN).

"Saya berikan apresiasi kepada sembilan satuan kerja mitra KPPN Kotabumi dari 3 Kategori besaran pagu, atas prestasi kinerja pelaksanaan anggaran 2020. Kategori pagu besar diraih kantor pelayanan pajak Kotabumi, Polres Mesuji dan Polres Lampung Utara," katanya.

Selanjutnya untuk kategori pagu sedang diraih Badan Pusat Statistik Mesuji, Kejaksaan Negeri Way Kanan, Kantor Pertanahan Way Kanan dan untuk kategori pagu kecil diraih Kantor Kementerian Agama Mesuji, MAN 2 Tulangbawang Barat, dan Pengadilan Negeri Blambangan Umpu.

Sementara itu, Pembina Teknis Perbendaharan Negara KPPN Kotabumi, Rully Okvian mengatakan beberapa pokok bahasan yang disampaikan secara teknis yaitu tentang revisi DIPA, pagu minus, data kontrak, pengelolaan UP/TUP, LPJ bendahara, penyerapan anggaran, konfirmasi capaian output, retur SP2D, pengembalian SPM dan rencana penarikan dana.

"Walaupun acara diselenggarakan secara daring, tetapi peserta tetap antusias dalam menyimak materi yang disampaikan, mengikuti sesi tanya jawab, hingga seluruh rangkaian acara berakhir," katanya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar