#BERAS#BPNT#BERITALAMPUNGSELATAN

KPM di Desa Sinarpalembang Kecewa soal Beras Bantuan 

( kata)
KPM di Desa Sinarpalembang Kecewa soal Beras Bantuan 
Beras bantuan program BPNT Desa Sinarpalembang, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, yang disoal KPM -- Lampost.co /Perdhana Wibysono


Kalianda (lampost.co) - - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Sinarpalembang, Kecamatan Candipuro, kecewa terhadap tindak lanjut Dinas Sosial Lampung Selatan, terkait beras bantuan. Pasalnya, laporan KPM Sinarpalembang, terkait buruknya beras program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang semestinya kualitas premium, hanya direkomendasikan diganti suplier.

Sanksi yang diberikan hanya diminta beras minta diganti sehingga tidak akan membuat efek jera terhadap suplier yang bertindak nakal.
"Kalau cuma minta diganti, tidak ada efek jeranya," kata Sudaryanto, pelapor, Selasa, 27 April 2021. 

Menurutnya, beras bantuan program BPNT yang dibagikan ke 185 KPM Desa Sinarpalembang, disengaja menggunakan beras murah untuk mencari keuntungan yang lebih besar. 
"Sebelum laporan ke Dinas Sosial, data dan informasi sudah saya dapatkan," ujar dia. 

Keuntungan didapat suplier, apabila beras yang dibagikan seharga Rp9 ribu/kg, maka terdapat selisih harga Rp3 ribu/kg dengan asumsi harga beras premium 12 ribu/kg. 
"Setiap bulan 10kg beras yang di terima 185 KPM, jumlahkan saja sendiri keuntungannya," katanya. 

Merasa tidak puas, masyarakat KPM Desa Sinarpalembang, berencana akan melaporkan ke Polda Lampung, terkait beras bantuan dari Kementerian Sosial tersebut. 
"Kalau cuma diganti kami berencana akan melaporkan ke Polda Lampung," ujar Zainal, warga lainnya. 

Sementara itu, salah seorang saksi mata menjelaskan pernah menanyakan ke suplyer perihal  kwalitas beras bantuan kurang bagus dengan warna kekuningan. 
"Kebetulan lagi ada perlu kesana, mereka lagi mengemas beras, mereka lagi ngemas menjadi 10kg," kata Imam (43).


Diberitakan sebelumnya, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lampung Selatan meminta penyalur (distributor,red) mengganti beras program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

"Dalam Peraturan Menteri Sosial RI No.20 tahun 2019 tentang, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)," ujar Plt Kepala Bidang Bantuan dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Lampung Selatan Beny Candra, Selasa, 27 April 2021.

Menurutnya, dari lima orang yang datang melapor ke Dinsos Lampung Selatan telah diterima laporannya. Untuk itu, persoalan ini telah ditindaklanjuti. Bahkan, jika diperlukan pihak Dinsos siap turun ke Desa Sinarpalembang.

"Untuk saat ini baru meminta kepada penyalur untuk mengganti beras yang kuailitasnya tidak baik. Tetapi, jika pihak penyalur tidak sanggup lagi sesuai dengan kontrak dengan e-Warong tentunya boleh diganti penyalurnya,"katanya. 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar