#mafiatanah#sengketatanah

KPKNL Jakarta V Bakal Diperiksa Kasus Mafia Tanah di Tanggamus

( kata)
KPKNL Jakarta V Bakal Diperiksa Kasus Mafia Tanah di Tanggamus
Kejari Tanggamus dan jajarannya konferensi pers capaian selama enam bulan dalam rangka memperingati HBA ke-62 di aula Kejari Tanggamus. Dok Lampost


Kotaagung (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus menjadwalkan untuk memanggil Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta V di Kejati Lampung, pada Rabu, 27 Juli 2022.

Kepala Kejari Tanggamus, Yunardi, mengatakan pemanggilan itu terkait praktik mafia tanah di lahan bekas HGU PT Ika Nusa Fishtama (INF) seluas 669,48 hektare.

"Ini pihak keenam yang diperiksa untuk mendalami penyelidikan dugaan mafia tanah," kata Yunardi, Minggu, 24 Juli 2022.

Sebelumnya, pihaknya juga telah memeriksa Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanggamus, Kabag Hukum Sekretariat Daerah Tanggamus, Bidang Aset BPKAD Tanggamus, KPKNL Bandar Lampung, dan pegawai kecamatan sebagai saksi.

"Penyelidikan demi menjaga aset negara agar tidak dikuasai mafia tanah," ujarnya.

Sebab, setelah BPN menghapuskan hak atas tanah pada tiga objek tanah PT INF pada 18 Januari 2012, seharusnya hubungan hukum dan tanah itu diputuskan dan dikuasai langsung negara.

"Tapi, pada 2014 muncul surat dari DJKN dan menyerahkan aset lahan HGU PT INF kepada KPKNL Jakarta V sebagai jaminan hutang senilai Rp5,8 miliar," tandasnya.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar