#KORUPSI#BERITAJAKARTA

KPK Tetapkan Enam Tersangka Korupsi Ditjen Pajak Kemenkeu

( kata)
KPK Tetapkan Enam Tersangka Korupsi Ditjen Pajak Kemenkeu
Ketua KPK Irjen Firli Bahuri -- Dok


Jakarta (Lampost.co) -- KPK akhirnya resmi menetapkan enam orang sebagai tersangka, dalam kasus  korupsi Pajak di Ditjen Pajak Kemenkeu. Enam orang ditetapkan sebagai tersangka yakni Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Ditjen Pajak Kemenkeu tahun 2016-2019 Angin Prayitno Aji dan Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan pada Ditjen Pajak tahun 2016-2019, Dadan Ramdani.

Kemudian empat orang lainnya yang ditetapkan tersangka yakni Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi konsultan pajak mewakili salah satu perusahaan di Lampung; Veronika Lindawati kuasa wajib pajak Bank Panin; dan Agus Susetyo yang berkaitan dengan PT Jhonlin Baratama. 

"KPK menetapkan tersangka enam orang, APA (Angin Prayitno), DR (Dadan), RAR (Ryan Ahmad Ronas), AIM (Aulia Imran Magribi), VL (Veronika Lindawati), AS (Agus setyo)," ujar Ketua KPK, Irjen Firli Bahuri, Selasa, 4 Mei 2021.

Dalam perkara tersebut KPK telah memeriksa 30 orang sebagai saksi. Angin pun ditahan selama 20 hari ke depan sejak 4 Mei 2021 usai ditetapkan sebagai tersangka. Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramadani diduga menyetujui, memerintahkan, dan mengakomodir keinginan wajib pajak, yang disesuaikan dengan keinginan wajib pajak. Keduanya memeriksa pajak salah satu perusahaan di Lampung pada 2016.

"Pemeriksaan perpajakan tidak berdasarkan ketentuan wajib pajak," katanya.

Angin dan Dadan diduga menerima suap dari Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Magribi sebagai konsultan pajak perusahaan di Lampung sebesar Rp15 miliar pada Januari dan Februari 2018. Sebelum menetapkan tersangka, KPK sempat memeriksa beberapa saksi dari salah satu perusahaan di Lampung itu pada 26-30 Maret 2021 di Mapolresta Bandar Lampung. KPK juga telah menggeledah perusahaan itu pada 25 Maret 2021.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar