#kpk#anggotadewan#lamteng#ditahan#beritalampung

KPK Tahan 4 Anggota DPRD Lampung Tengah

( kata)
KPK Tahan 4 Anggota DPRD Lampung Tengah
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: dok.Lampost.co).

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Setelah sekian lama menyandang status tersangka, akhirnya 4 anggota DPRD Lampung Tengah ditahan KPK RI atas tindak Pidana Korupsi di Pemkab Lampung Tengah.

Empat anggota DPRD yang ditahan yakni, Achmad Junaidi, Bunyana, Raden Zugiri, dan Zainudin.

"Senin (29/4/2019), KPK melakukan penahanan untuk 4 tersangka kasus TPK Suap terkait pinjaman daerah Kabupaten Lampung Tengah kepada PT Sarana Multi Insfrastruktur dan atau Pengesahan APBD Kabupaten Lampung tengah tahun anggaran 2018. Mereka yakni, AJS (Ketua DPRD Lampung Tengah) ditahan di Rutan KPK K4,B BU(Anggota DPRD Lampung Tengah) ditahan di Rutan KPK K4, ZN (Anggota DPRD Lampung Tengah) ditahan di Rutan Guntur, dan RZ(Anggota DPRD Kabupaten Lampung) ditahan di Rutan KPK C1," ujar juru bicara KPK Febri Diansyah, Senin (29/4/2019).
Febri tak merinci alasan keempatnya baru ditahan saat ini.

Sementara Ketua KPU Provinsi Lampung, Nanang Trenggono, menyatakan tiga dari empat orang tersebut berstatus caleg di Lampung Tengah.

"Jadi setelah saya konfirmasi ada tiga yang statusnya caleg, inisialnya AJ (Achmad Junaidi), RZ (Raden Zugiri), dan ZA (Zainudin)" katanya. 
Pada perkara ini, KPK menetapkan 7 orang tersangka yakni, mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa, ia dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 KUHP.
Kemudian yakni Budi Winarto selaku pemilik PT Sorento Nusantara dan Simon Susilo sebagai pemilik PT Purna Arena Yudha, Keduanya dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
 

Asrul Septian Malik



Berita Terkait



Komentar