kpkkorupsi

KPK Periksa Mantan Gubernur BI Terkait Korupsi KTP-El

( kata)
KPK Periksa Mantan Gubernur BI Terkait Korupsi KTP-El
Ilustrasi KPK. Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez

JAKARTA (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo. Agus diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan proyek KTP berbasis elektronik (KTP-el).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka PST (Paulus Tannos, Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra) terkait kasus KTP-el," ujar pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2020.

Ali tak mengungkap hal-hal yang bakal digali penyidik dari Agus. Keterangan mantan Menteri Keuangan itu bakal memperkuat berkas penyidikan perkara korupsi yang merugikan negara Rp2,3 triliun tersebut.

KPK terus mengusut perkara KTP-el. Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri Diah Anggraeni dipanggil penyidik pada Selasa, 23 Juni 2020.

Diah diperiksa untuk mantan Direktur Utama Perum Percetakan Negara Isnu Edhi Wijaya. Diah diduga mengetahui permainan haram yang dilakukan Isnu. Keterangannya akan digunakan sebagai penguatan bukti.

KPK sebelumnya menetapkan empat tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP-el. Mereka yakni Paulus Tannos, Isnu, mantan Anggota Komisi II DPR Miryan S Haryani, dan staf Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Husni Fahmi.

Penetapan keempat tersangka ini merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya. KPK telah memproses 14 orang dalam perkara dugaan korupsi KTP-el.

Miriam, Isnu, Husni, dan Paulus Tannos disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor‎ sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Winarko



Berita Terkait



Komentar