#HutamaKarya#KPK#Korupsi#Nasional

KPK Periksa Kepala Cabang Waskita Karya

( kata)
KPK Periksa Kepala Cabang Waskita Karya
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Susanto.

JAKARTA (Lampost.co) -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Kepala Cabang Riau Divisi Regional I PT Waskita Karya (Persero), Sanusi Hasyim.

Dia akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Waterfront City, atau Jembatan Bangkinang di Kabupaten Kampar, Riau, tahun anggaran 2015-2016.

“Sanusi Hasyim akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AN (Adnan),” kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis, 29 Agustus 2019.

Belum dijelaskan keterkaitan Sanusi, khususnya PT Waskita Karya dalam kasus ini. Yang jelas, saksi diperiksa karena diduga mengetahui banyak ihwal suap atas proyek tersebut.

KPK menetapkan Adnan bersama Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya (Persero) sekaligus Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, I Ketut Suarbawa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Waterfront City ini.

Adnan dan Ketut diduga kongkalikong atau berkolusi dalam proyek yang menelan anggaran Rp117,68 miliar itu. Akibat kongkalikong ini, negara rugi hingga Rp39,2 miliar.

Adnan dan Ketut Suarbawa disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Medcom.id



Berita Terkait



Komentar