#korupsi#kpk#lampungutara

KPK Periksa 41 Saksi soal Korupsi Lampura Selama Satu Pekan

( kata)
KPK Periksa 41 Saksi soal Korupsi Lampura Selama Satu Pekan
Ilustrasi Simbol KPK :Dok MI


Bandar Lampung (Lampost.co)  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa hingga 41 saksi terkait perkara dugaan korupsi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dari Senin 22 November 2021 hingga Sabtu 27 November 2021. Pada Sabtu 27 November 2021, lima saksi diperiksa di kantor BPKP Perwakilan  Lampung. Mereka yakni Lisnawati berstatus ibu rumah tangga, Supriyadi dan Yumi Darnis dari pihak swasta, Syahrizal Adhar, dan Iko Herza dari unsur ASN Pemkab Lampung Utara.

"Sabtu (27/11/2021) bertempat di Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Lampung, tim penyidik mengagendakan pemanggilan saksi untuk tersangka ATMN (Akbar Tandaniria Mangkunegara), untuk penyidikan perkara penerimaan gratifikasi di Pemkab Lampung Utara," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui telepon, Sabtu, 27 November 2021. 

Baca juga: 9 Saksi Korupsi Fee Proyek Pemkab Lampura Diperiksa KPK

Menurutnya, belum ada pemaparan lebih lanjut oleh KPK soal pemeriksaan sejumlah saksi, maupun progres berkas perkara akbar. Sejak Senin 22 November 2021 hinga Sabtu 27November 2021, KPK memeriksa 41 saksi. Mulai dari ASN, swasta, buruh harian lepas, terpidana, hingga ibu rumah tangga.  Ali Fikri belum bisa memaparkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi, dan keterkaitan pihak swasta, terhadap tersangka Akbar yang disebut KPK menerima fee proyek Rp2,3 miliar dari tahun 2015-2019. 


 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar