#KPK#Korupsi#Kasus-KONI

KPK Panggil Jazilul Fawaid

( kata)
KPK Panggil Jazilul Fawaid
Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri

Jakarta (Lampost.co) -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil anggota DPR Jazilul Fawaid. Politikus PKB itu akan diperiksa terkait kasus dugaan suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IMR (Imam Nahrawi)," ujar plt juru bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin, 13 Januari 2020.

Penyidik masih melengkapi berkas perkara Imam. KPK baru rampung melengkapi berkas perkara tersangka lainnya, yakni asisten pribadi eks Menpora, Miftahul Ulum.

Jaksa penuntut umum (JPU) KPK punya waktu 14 hari menyusun surat dakwaan. Miftahul bakal disidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

KPK menetapkan Imam dan Mifathul sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan dana hibah KONI dan gratifikasi. Keduanya diduga menerima Rp14,7 miliar. Imam juga disinyalir meminta uang Rp11,8 miliar selama 2016-2018.

Imam menerima uang mencapai Rp26,5 miliar. Uang diduga komitmen fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora TA 2018.

Imam dan Miftahul dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12 B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 junto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar