#korupsi

KPK Limpahkan Berkas Kasus Fee Proyek Lampura ke PN Tanjungkarang

( kata)
KPK Limpahkan Berkas Kasus Fee Proyek Lampura ke PN Tanjungkarang
Tim jaksa KPK saat melimpahkan berkas tiga tersangka kasus dugaan penerimaan suap fee proyek di Lampung Utara ke Pengadilan Negeri Tanjungkarang. Lampost.co/Ahmad Amri

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Tim Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas tiga tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap fee proyek di Lampung Utara (Lampura)ke Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas 1A, Bandar Lampung, Senin, 17 Februari 2020. Satu dari ketiga yang dilimpahkan dijadikan satu berkas.

Jaksa KPK Taufiq Ibnugroho dan rekannya menyerahkan berkas di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Ketiga berkas perkara yang dilimpahkan, yaitu Bupati nonaktif Lampung Utara, AIM, Raden Syahril (orang kepercayan AIM), Kepala Dinas PUPR Lampung Utara, Syahbudin, dan Kepala Dinas Perdagangan Lampung Utara, Wan Hendri.

Dari empat tersangka dijadikan tiga berkas karena berkas untuk AIM dan Raden Syahri disatukan. Sementara untuk berkas dua tersangka lainnya dipisah.

"Secara resmi hari ini telah dilimpahkan tiga berkas perkara. Pertama atas nama AIM dan Raden Syahril yang dijadikan satu berkas, kedua Wan Hendri, dan ketiga Syahbudin. Pelimpahan sudah diterima petugas pengadilan," kata Taufiq.

Dia menjelaskan berkas perkara AIM dan Raden Syahril digabungkan karena ada keterkaitannya. Sebab, Raden Syahril merupakan orang kepercayaan AIM.

"Untuk jadwal sidang diperkirakan pada Maret karena baru hari ini dilimpahkan, selanjutnya penetapan baru disidangkan. Jika hakim minta dipisahkan, kami siap untuk berkas yang disatukan itu," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar