#KPK#Korupsi

KPK Geledah Rumah Tersangka Kasus Korupsi di Indramayu

( kata)
KPK Geledah Rumah Tersangka Kasus Korupsi di Indramayu
Gedung KPK. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah untuk mencari bukti penerimaan hadiah terkait bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat ke Pemerintah Kabupaten Indramayu pada 2017 sampai 2019. Penggeledahan dilakukan di rumah tersangka.

"Di lokasi ini, masih ditemukan dan diamankan bukti, di antaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Minggu, 21 Maret 2021.

Ali mengatakan rumah itu berada di Ciumbuleuit, Bandung, Jawa Barat. Dia ogah membeberkan pemilik rumah tersebut karena tersangka dalam kasus ini belum diumumkan.

"Selanjutnya bukti ini segera dianalisis untuk diajukan penyitaan dan menjadi salah satu bagian dalam berkas perkara dimaksud," ujar Ali.

Masyarakat diminta bersabar menunggu perkembangan kasus rasuah ini. Lembaga Antikorupsi berjanji membeberkan nama tersangka setelah pemeriksaan seluruh bukti rampung.

KPK telah menetapkan anggota DPRD Jawa Barat periode 2014-2019 dan 2019-2024 Abdul Rozaq Muslim sebagai tersangka hasil pengembangan perkara yang dilakukan penyidik KPK. Sebelumnya, KPK menetapkan empat orang yang terjaring tangkap tangan KPK pada 15 Oktober 2019.

Mereka, yakni Bupati Indramayu periode 2014-2019 Supendi, eks Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Indramayu Omarsyah, Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Wempy Triyono, serta Carsa AS. Mereka telah divonis majelis hakim tindak pidana korupsi (Tipikor) dan telah berkekuatan hukum tetap.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar