#kpk#geledahKantor#ppp&kemenag#nasional

KPK Geledah Kemenag dan Kantor PPP

( kata)
KPK Geledah Kemenag dan Kantor PPP
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: MI).


JAKARTA (Lampost.co)--Komisi Pemberantaasan Korupsi Senin (18/3/2019) siang melakukan penggeledahan dua lokasi terkait kasus yang melibatkan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan yang terciduk dalam oeparsi tangkap tangan Jumat (15/3) kemarin. Pada penggeledahan kali ini KPK menggeledah dua lokasi secara paralel yang sudah disegel sebelumnya pada hari yang sama.
"Siang ini, dalam rangka penyidikan, tim disebar di Kantor Kementerian Agama dan Kantor PPP," tutur Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin (18/3/2019).

Febri menjelaskan hingga saat ini proses penggeledahan masih berjalan oleh penyidik KPK. KPK meyakini pihak pihak di lokasi dapat kooperatif dan mendukung proses penggeledahan tersebut. Sebagaimana diketahui setidaknya ada dua ruangan yang sebelumnya telah disegel yaitu ruang Menag Lukman Hakim Saifuddin dan ruang Sekjen Kemenag Nur Kholis.

Febri menjelaskan kantor PPP juga ikut digeladah karena diduga terdapat bukti bukti yang relevan dengan perkara yang menjerat mantan ketua umum PPP itu.
Rommy, yang merupakan anggota Komisi XI DPR pada Sabtu (16/3) kemarin telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga terlibat dalam kasus suap terkait jabatan di Kemenag.

KPK menduga Rommy menerima uang sejumlah Rp300 juta untuk membantu proses seleksi jabatan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin. 
Selain Rommy, Muafaq dan Haris juga ditetapkan KPK sebagai tersangka. Muafaq diduga memberikan uang Rp50 juta pada Jumat (15/3) ke Rommy, sedangkan Haris diduga menyetor uang Rp250 juta ke Rommy pada 6 Februari 2019. 

MI









Komentar