korupsilampurasuapproyekpuprKPKagungilmu

KPK Buka Kemungkinan Dalami Pencucian Uang Agung Ilmu

( kata)
KPK Buka Kemungkinan Dalami Pencucian Uang Agung Ilmu
Bupati Nonaktif Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara. Dok Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan mendalami dugaan adanya tindak pidana pencucian uang dalam kasus suap yang menjerat Bupati Nonaktif Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara. Hal itu terkait uang dari fee proyek dan harta yang dilaporkan terlihat sangat jomplang.

"Kemungkinan pengembangan TPPU akan dilakukan dengan melihat hasil fakta-fakta persidangan nanti," ujar Plt juru bicara KPK Ali Fikri, Selasa, 25 Februari 2020.

Baca juga: Terima Gratifikasi Rp 100 Miliar, Laporan Harta Kekayaan Agung Cuma Rp 2,3 Miliar

Baca juga: Bupati Nonaktif Lampung Utara Didakwa Terima Suap Rp 1,3 Miliar

Menurut Ali saat ini JPU tengah fokus membuktikan dakwaan tindak pidana korupsi yang menjerat Agung Ilmu dan tiga pelaku lainnya.

"Saat ini JPU akan berupaya semaksimal mungkin membuktikan pasal dugaan suap dan gratifikasinya lebih dahulu," paparnya.  

Sebelumnya dalam sidang perdana, Agung Ilmu Mangkunegara didakwa Jaksa Penuntut Umum menerima fee proyek sebesar Rp1,3 miliar di 2019.

Namun dalam dakwaan juga disebutkan jika Agung telah menerima fee proyek hingga Rp100 miliar selama kurun waktu 2015-2019. Sementara harta kekayaannya yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) per 31 Desember 2018, yang dilaporkan pada 2 April 2019, hanya Rp2,36 miliar.

Winarko



Berita Terkait



Komentar