#kpk#pemkabtuba

KPK Beri Rp8,5 Miliar untuk Pemkab Tuba

( kata)
KPK Beri Rp8,5 Miliar untuk Pemkab Tuba
Bupati Tulangbawang Winarti saat mensosialisasikan Prokes Covid-19. Dok Kominfo


Menggala (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Tulangbawang (Tuba) bakal mendapatkan dana Rp8,5 miliar dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Dana tersebut diberikan lembaga antirasuah yang menilai Tuba mampu menciptakan inovasi dalam pengelolaan administrasi. Namun, belum diketahui pencairan dana tersebut.

"Pemkab dapat bonus Rp8,5 miliar dari KPK dalam kegiatan inovasi administrasi dan nanti akan dimasukkan ke dalam APBD perubahan nantinya," kata Winarti, saat memberikan sosialisasi penerapan Prokes Covid-19, di Kampung Tunggalwarga, Kecamatan Banjaragung, Rabu, 10 Februari 2021.

Dia melanjutkan, salah satu program KPK yakni pencegahan korupsi yang meliputi berbagai aspek seperti proses perencanaan dan penganggaran, pendapatan, manajemen kepegawaian, pengelolaan dana desa, pengelolaan aset, serta pengadaan barang dan jasa.

Itu semua, akan memiliki nilai yang digabung dalam satu indeks yakni monitoring center for prevention (MCP). Kabupaten Tuba mendapatkan nilai MCP cukup tinggi yaitu 87. 

"Maka pemerintah melalui kementerian keuangan atas usulan KPK, bagi pemda yang capaian MCP-nya tinggi agar diberikan reward berupa dana insentif daerah (DID). Dana itu akan diakomodir sebagai pendapatan pada APBP-P nanti," ujar Winarti.

Sejauh ini, imbuh dia, Tuba menjadi daerah pertama di Lampung yang mampu menyalurkan dana desa (DD) tahap satu.

"Dengan kerja sama semua, program usaha ekonomi kreatif, semoga dapat menstabilkan perekonomian dimasa pandemi Covid-19," katanya. 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar