#kpk#korupsi#feeproyek#beritalamsel

KPK Belum Mau Ungkap Perkembangan Kasus Fee Proyek Pemkab Lamsel

( kata)
KPK Belum Mau Ungkap Perkembangan Kasus Fee Proyek Pemkab Lamsel
Foto: Dok

Jakarta (Lampost.co): Usai menetapkan Asisten II Pemkab Lampung Selatan Hermansyah Hamidi sebagai tersangka kasus fee proyek Pemkab Lampung Selatan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami kasus tersebut. Namun, KPK masih enggan memberikan secara detail perkembangan kasus yang menyeret mantan Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan itu apakah akan ada tersangka baru atau tidak.

"Untuk itu (tersangka baru kasus fee proyek Pemkab Lamsel) pada waktunya nanti akan kami sampaikan siapa yang telah ditetapkan sebagai tersangka selain HH," tutur Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dihubungi Lampost.co, Jumat, 25 September 2020.

Baca juga: 

KPK Resmi Jadikan Hermansyah Hamidi Tersangka

Perkantoran Pemkab Lamsel Normal Pasca-penahanan Hermansyah

Kendati demikian, Ali memastikan bahwa setiap perkembangan perkara kasus itu akan pihaknya sampaikan kepada publik secara transparan dan akuntabel sebagaimana amanat Undang-undang KPK.

"Kebijakan KPK saat ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan bersamaan dengan penangkapan atau penahanan," jelas Ali.

Sebelumnya, Deputi Penindakan KPK Karyoto saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 24 September 2020, mengatakan bahwa tersangka Hermansyah Hamidi diduga melakukan perbuatan korupsi bersama-sama dengan mantan Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan.

"Dalam pelaksanaan tugas pokok fungsi pada Dinas PUPR Lampung Selatan, tersangka HH dan Syahroni (mantan Kabid Pengairan Dinas PUPR Lampung Selatan) mendapatkan perintah dari terpidana Zainudin Hasan untuk melakukan pungutan proyek pada Dinas PUPR Lampung Selatan sebesar 21 persen dari anggaran proyek," tuturnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar