#KPK#Pencucian-Uang

KPK Akan Verifikasi Temuan Rekening Kasino

( kata)
KPK Akan Verifikasi Temuan Rekening Kasino
Ketua KPK Firli Bahuri. MI/Susanto.

Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memverifikasi temuan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) perihal aliran dana kepala dearah ke rekening kasino. PPATK menyatakan KPK perlu menelusuri dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh kepala daerah.

"KPK perlu mengkonfirmasi keterangan saksi kepada para pihak yang terkait," kata Ketua KPK Firli Bahuri, Kamis 6 Februari 2020.

Firli mengatakan pihaknya telah mendapat beberapa informasi perihal dugaan pencucian uang kepala daerah. beberapa data juga telah didapat dan diolah oleh bagian penindakan KPK.

Namun, menurutnya pihaknya memerlukan penjelasan tambahan terkait temuan PPATK tersebut. "(Karena) Temuan ini merupakan informasi hasil analisis PPATK," ujar Firli.

Saat ini, KPK masih mendalami hasil analisis  tersebut. Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan KPK, RZ Panca Putra Simanjuntak telah menerima laporan.

Diberitakan sebelumnya, Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memaparkan modus terkini pencucian uang berupa menyalurkan uang ke rekening kasino. PPATK mendapati dugaan aliran dana kepala daerah Rp50 miliar ke rekaning kasino.

"Terduga pelaku membuka rekening di kasino dan menggunakan kartu member kasino sebagai media agar dapat membawa kembali dana tunai ke Indoensia," ujar Kepala PPATK Kiagus Ahmad Baddarudin, saat rapat dengar pendapat, di Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.

Ia memaparkan modusnya uang tersebut diendapkan di rekening kasino untuk menghapus jejak dan luput dari pengawasan PPATK. Uang yang disembunyikan itu seolah bersumber dari rekening judi.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar